Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah mengatakan keterjangkauan menjadi fondasi utama strategi bisnis perusahaan dalam menjaga loyalitas pelanggan sekaligus mempertahankan pertumbuhan.
"Aksesibilitas dan keterjangkauan merupakan inti dari model bisnis Perseroan. Seiring konsumen yang semakin cermat dalam membelanjakan uangnya, mereka mencari produk yang andal dan memberikan nilai yang nyata. Prioritas kami adalah untuk terus memahami kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dan tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan cara itulah kami membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Edwin.
Ekspansi jaringan juga menjadi salah satu motor pertumbuhan perusahaan. Sepanjang enam bulan pertama tahun ini, MR.D.I.Y. Indonesia membuka 130 toko baru sehingga total gerai yang beroperasi mencapai 1.349 toko yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut Edwin, penambahan jaringan dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap berbagai produk kebutuhan rumah tangga dengan harga yang tetap kompetitif.
"Ekspansi kami bertujuan membawa produk bernilai terbaik lebih dekat kepada komunitas di berbagai wilayah di Indonesia. Dengan memperluas akses keluarga Indonesia terhadap produk yang terjangkau dan diandalkan, kami membantu mereka mendapatkan manfaat terbaik dari setiap rupiah yang dibelanjakan," imbuhnya.
Strategi Efisiensi dan Program Keterjangkauan
Di tengah penurunan Indeks Keyakinan Konsumen berdasarkan Survei Konsumen Bank Indonesia yang mencapai 117,8 pada Juni 2026, perusahaan menilai konsumen semakin mengutamakan efisiensi dalam berbelanja.
Untuk menjawab perubahan perilaku tersebut, MR.D.I.Y. Indonesia terus memperkuat model pengadaan barang, meningkatkan integrasi rantai pasok, serta mengoptimalkan jaringan distribusi nasional agar biaya operasional tetap efisien.
Langkah tersebut memungkinkan perusahaan mempertahankan proposisi nilai "Hemat, Lengkap, Dekat" sekaligus menjaga harga jual tetap kompetitif meski skala bisnis terus berkembang.
Selama semester pertama 2026, perusahaan juga menjalankan sejumlah program promosi yang ditujukan untuk menjaga daya beli pelanggan.
Beberapa di antaranya ialah program "Harga Tetap Sama" yang mempertahankan stabilitas harga produk, "Super Bombastis" dengan berbagai penawaran harga khusus, hingga program "Back to School" yang menyediakan perlengkapan sekolah dengan harga terjangkau.
Direktur sekaligus Chief Financial Officer MR.D.I.Y. Indonesia Rika Juniaty Tanzil mengatakan efisiensi operasional menjadi salah satu faktor utama yang menopang pertumbuhan laba perusahaan.
"Kinerja kami menunjukkan bahwa keterjangkauan dan pertumbuhan dapat berjalan beriringan. Eksekusi yang disiplin, integrasi rantai pasok yang solid, serta skala bisnis yang semakin besar memastikan kami mampu menjaga efisiensi pembiayaan dan menawarkan harga kompetitif untuk pelanggan. Kapabilitas ini tetap menjadi kunci dalam upaya kami terus memperluas jaringan dan membangun platform yang lebih efisien untuk pertumbuhan jangka panjang," kata Rika.
Selain fokus pada ekspansi bisnis, perseroan juga memperluas berbagai program tanggung jawab sosial melalui inisiatif MR.D.I.Y. Untuk Indonesia.
Program tersebut berfokus pada tiga pilar utama, yakni pemberdayaan perempuan dan anak, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sepanjang semester pertama 2026, perusahaan telah menyalurkan sekitar 10.000 STEM Kit secara gratis kepada anak-anak Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi pendidikan.
Pada aspek lingkungan, MR.D.I.Y. Indonesia memperluas kerja sama dengan perusahaan climate-tech Rekosistem melalui penyediaan fasilitas drop box daur ulang di 52 toko yang tersebar di berbagai daerah.
Sementara pada sektor UMKM, perusahaan melanjutkan program pendampingan serta pelatihan bagi pelaku usaha dan pemasok lokal untuk meningkatkan kapasitas bisnis sekaligus memperkuat rantai pasok nasional.
Edwin mengatakan pertumbuhan bisnis memberikan ruang yang lebih besar bagi perusahaan untuk memperluas dampak sosial kepada masyarakat.
"Dengan bisnis yang semakin tumbuh, kemampuan kami untuk memberikan dampak yang lebih bernilai kepada masyarakat juga semakin besar. Melalui MR.D.I.Y. Untuk Indonesia, kami memberdayakan komunitas dan mendorong keberlanjutan lingkungan di wilayah kami beroperasi. Upaya-upaya ini turut memperkuat posisi kami sebagai merek yang diandalkan keluarga Indonesia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari," tutup Edwin.
Sebagai informasi, MR.D.I.Y. Indonesia merupakan bagian dari MR.D.I.Y. Group yang mengoperasikan lebih dari 6.000 toko di Asia, Eropa, dan Afrika. Di Indonesia, perusahaan menawarkan lebih dari 18.000 jenis produk dalam 10 kategori, mulai dari perlengkapan rumah tangga, peralatan listrik, perkakas, alat tulis, hingga kebutuhan gaya hidup dengan mengusung konsep "Always Low Prices". Saham perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode MDIY.
(tim)





























