Logo Bloomberg Technoz

Kemenkeu Soal Inflasi Agustus Tembus 3,28%: Masih Ideal

Pramesti Regita Cindy
01 October 2026 19:40

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung saat POV Talks Bloomberg Technoz di Jakarta, Senin (18/5/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung saat POV Talks Bloomberg Technoz di Jakarta, Senin (18/5/2026). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan buka suara terkait laporan terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat laju inflasi pada September 2026 tercatat 3,28% secara tahunan (year-on-year/yoy). 

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menilai tingkat inflasi yang menyentuh angka 3,28% secara tahunan tersebut masih dalam rentang sasaran inflasi nasional yang ditetapkan oleh pemerintah di level 2,5% ± 1% yang mana artinya kisaran target di antara 1,5% hingga 3,5%.

Oleh karena itu, dia meyakini dengan inflasi yang masih berada dalam rentang sasaran tersebut belum akan memberikan dampak tekanan secara berlebihan terhadap daya beli maupun keputusan ekonomi masyarakat.


"Artinya, dia [masyarakat] itu belum terlalu berdampak kepada daya beli,  belum terlalu berdampak pada decision making orang di dalam belanja," kata Juda dalam acara Media Gathering Kemenkeu, di Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/10/2026). 

Sehingga, kata dia kondisi ini masih masuk dalam kondisi inflasi yang ideal. Sebab masyarakat tidak perlu terlalu mempertimbangkan inflasi dalam mengambil keputusan ekonomi, baik untuk berbelanja, konsumsi maupun investasi.