World Gold Council: Bank Sentral Borong Emas, Naik 62%
Redaksi
31 July 2026 08:52

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank sentral di berbagai negara kembali mempercepat akumulasi emas sebagai bagian dari strategi memperkuat cadangan devisa. Hal ini dilatarbelakangi oleh kondisi yang penuh ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya risiko geopolitik.
Laporan Gold Demand Trends edisi kuartal II-2026 yang dirilis World Gold Council (WGC) menunjukkan bank sentral dan lembaga resmi lainnya membeli sebanyak 289 ton emas sepanjang periode tersebut. Melonjak 62% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan tersebut menandai kembalinya bank sentral sebagai salah satu pendorong utama permintaan emas global setelah aktivitas pembelian sempat melambat pada kuartal pertama. Sayangnya, laporan WGC tak merinci bank sentral mana saja yang membeli emas untuk mendiversifikasi cadangan devisanya.
Yang jelas, akumulasi pembelian bank sentral kali ini lebih bertahap dibandingkan periode 2022-2025. Sebab, secara kumulatif pembelian emas sepanjang semester I-2026 masih berada di bawah rekor yang tercipta dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam beberapa tahun terakhir, bank sentral memang jadi pembeli bersih emas terbesar di pasar global. Data WGC menunjukkan pembelian emas oleh bank sentral telah melampaui 1.000 ton per tahun selama tiga tahun berturut-turut. Ini merupakan rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.






























