Tekan Impor Alat Migas, ESDM Susun Standar Produksi Rig Domestik
Sabrina Mulia Rhamadanty
30 July 2026 12:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah merancang Standar Nasional Indonesia (SNI) baru untuk peralatan pengeboran dan produksi (rig) hulu minyak dan gas bumi (migas) agar dapat memangkas ketergantungan impor terhadap fasilitas pengeboran sumur migas.
Adapun, langkah ini diwujudkan melalui penyelenggaraan rapat prakonsensus dan konsensus rancangan standar nasional Indonesia (RSNI 3) industri migas untuk peralatan pengeboran dan produksi, struktur pengeboran, dan pemeliharaan sumur.
Koordinator Standardisasi Migas Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM Bambang Eka Satria mengatakan penyusunan RSNI tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Kepala BSN Nomor 2/KEP/BSN/1/2026 tentang Program Nasional Perumusan Standar Tahun 2026.
Bambang menegaskan pentingnya penyusunan SNI ini untuk merespons proyeksi kebutuhan industri hulu migas nasional yang sangat besar dalam beberapa tahun ke depan. Apalagi, saat ini sebagian besar kebutuhan rig pengeboran migas masih sangat bergantung pada impor.
“Kami berharap ke depan Indonesia mampu memiliki kemandirian dalam membangun rig nasional. Bukan hanya membangun, tetapi juga mampu melakukan pemeliharaan secara mandiri, sebab salah satu kunci utama pengoperasian rig terletak pada pemeliharaannya,” papar Bambang dalam keterangan tertulis, Kamis (30/7/2026).





























