Logo Bloomberg Technoz

Pakar & Badan Industri Mineral Mulai Susun Data Tanah Jarang RI

Azura Yumna Ramadani Purnama
30 July 2026 11:30

Pekerja melihat area tempat sampel tanah diambil pada proyek eksplorasi tanah jarang Meteoric Resources./Bloomberg- Victor Moriyama
Pekerja melihat area tempat sampel tanah diambil pada proyek eksplorasi tanah jarang Meteoric Resources./Bloomberg- Victor Moriyama

Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) bersama Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) sedang menyusun estimasi sumber daya dan cadangan rare earth element (REE) atau logam tanah jarang (LTJ) di Indonesia.

Ketua Umum Perhapi Sudirman Widhy Hartono mengungkapkan hal tersebut dilakukan usai Perhapi dan IAGI mendapatkan arahan dari Badan Industri Mineral (BIM); badan baru yang fokus mengembangkan penelitian ihwal LTJ di Indonesia.

“Saat ini pun Perhapi bersama dengan IAGI sudah dimintai bantuan oleh Badan Industri Mineral di dalam penyusunan standar estimasi perhitungan sumber daya dan cadangan dari potensi logam tanah jarang yang ada di Indonesia,” kata Sudirman ketika dihubungi, Kamis (30/7/2026).


Mineral Ikutan

Dalam kaitan itu, Sudirman menyatakan LTJ di Indonesia umumnya bukan merupakan mineral utama, melainkan mineral ikutan yang terkandung dalam komoditas tambang lain.

Data Potensi Logam Tanah Jarang di Indonesia (Bloomberg Technoz/Asfahan)