Bukalapak juga membukukan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp59,34 miliar pada semester I-2026, naik dari Rp9,90 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Di sisi lain, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi mencapai Rp2,33 triliun, terutama dipengaruhi penambahan investasi sebesar Rp3,07 triliun.
Direktur PT Bukalapak.com Tbk Victor Putra Lesmana mengatakan hal tersebut mencerminkan transformasi yang dijalankan perusahaan terus berjalan di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh ketidakpastian.
"Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh ketidakpastian, kami tetap berfokus pada disiplin operasional, peningkatan kualitas pendapatan, serta pengembangan bisnis yang berkelanjutan di seluruh segmen," kata Direktur BUKA, Victor Putra Lesmana dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (29/7/2026).
Dari sisi operasional, segmen Gaming masih menjadi kontributor pendapatan terbesar dengan nilai Rp3,5 triliun pada semester I-2026 atau naik 42% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didukung pengembangan bisnis internasional.
Sementara itu, pendapatan segmen Investment melalui BMoney meningkat 68% menjadi Rp44 miliar. Adapun, pendapatan segmen Mitra Bukalapak dan Retail masing-masing turun 27% dan 14% seiring strategi perseroan yang lebih selektif dalam memilih produk dengan fokus meningkatkan profitabilitas.
(dhf)






























