Logo Bloomberg Technoz

Faktor lainnya yakni, Credit Default Swap (CDS) menjadi indikator yang menggambarkan persepsi investor terhadap kemampuan pemerintah dalam memenuhi kewajiban utangnya. Menurutnya, CDS dapat dianalogikan sebagai premi asuransi yang memberikan perlindungan apabila pemerintah mengalami gagal bayar utang.

Dia menilai, kenaikan CDS Indonesia mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap risiko surat utang Indonesia. Pada awal tahun, CDS Indonesia tercatat meningkat hingga sekitar 70 basis poin (bps) dan sempat menyentuh level 100 bps. Padahal, secara fundamental ekonomi, Indonesia masih mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara seperti Filipina, Malaysia, dan India.

Menurutnya, kekhawatiran investor dan pelaku ekonomi lebih banyak dipengaruhi oleh faktor kebijakan yang dinilai berubah-ubah dan sulit diprediksi. Dipo menyebut isu mengenai kebijakan yang tidak dapat diprediksi tersebut juga menjadi perhatian lembaga pemeringkat, termasuk S&P Global Ratings, yang menyebut kekhawatiran kebijakan di Indonesia yang selalu berubah-ubah.

“S&P bilang risiko Indonesia adalah kebijakan yang berubahubah, dan itu saya rasa bisa ke translate di CDS ini,” ungkapnya.

Tak hanya itu, faktor domestik selanjutnya adalah kinerja neraca perdagangan Indonesia untuk pertama kalinya sejak 72 bulan beruntun sejam Mei 2020 mengalami surplus. Neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 mengalami defisit sebesar US$1,61 miliar. Defisit terjadi karena nilai impor mencapai US$24,81 miliar, sementara ekspor hanya US$23,20 miliar.

Dipo menegaskan kondisi tersebut belum menunjukkan adanya krisis, melainkan menjadi sinyal peringatan dini bahwa bantalan eksternal Indonesia mulai mengalami penipisan.

Menurutnya, peningkatan impor akibat konflik Iran turut memberikan tekanan, meskipun ekspor juga mengalami kenaikan, karena pertumbuhan impor masih lebih tinggi dibandingkan ekspor. Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu indikator yang turut menjadi perhatian dan dipantau oleh investor.

(lav)

No more pages