Logo Bloomberg Technoz

Pemerintah Irak pada hari Senin menegaskan tidak akan mengizinkan wilayahnya dijadikan sebagai basis peluncuran serangan terhadap negara-negara tetangga. Serangan drone dari Irak juga sempat menyasar Arab Saudi pada bulan Mei lalu, di mana negara-negara Teluk termasuk Kuwait dan Uni Emirat Arab kerap diterjang serangan dari wilayah Irak sepanjang perang Iran yang tengah berlangsung.

Kelompok yang terafiliasi dengan Iran di Yaman juga melancarkan serangan terhadap fasilitas minyak di Riyadh dan Wilayah Timur, ungkap Kabinet Arab Saudi pada Selasa pagi.

Kelompok Houthi mengklaim pada hari Senin bahwa mereka telah menyasar fasilitas minyak Arab Saudi menggunakan drone.

Kelompok bersenjata yang disokong Iran tersebut sebelumnya menyatakan telah menembakkan rudal dan drone ke fasilitas-fasilitas yang terhubung dengan raksasa minyak Saudi Aramco di kota pelabuhan Laut Merah, Jizan dan Yanbu. Kendati demikian, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Arab Saudi maupun pihak Aramco mengenai klaim target tersebut.

Kelompok Houthi pekan lalu mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi, sebagai respons atas apa yang mereka sebut sebagai pengepungan Saudi terhadap wilayah Sanaa.

Sejak saat itu, kelompok tersebut terus menyerang kapal-kapal tanker yang terhubung dengan Arab Saudi di Laut Merah—jalur yang dipilih Saudi untuk sebagian besar ekspor minyak mentahnya setelah Selat Hormuz, yang sebelumnya melayani sekitar seperlima aliran minyak dunia sebelum perang pimpinan AS melawan Iran, berada dalam kondisi lumpuh total.

Pada hari Selasa, Houthi menyatakan telah menargetkan kapal tanker minyak Arab Saudi dengan rudal balistik karena dinilai melanggar blokade maritim, hingga memaksa kapal tersebut mundur dan memutar arah.

 

(bbn)

No more pages