AS Cegat Serangan Rudal Iran Jelang Pertemuan Trump-Netanyahu
News
29 July 2026 08:40

Dan Williams dan Jennifer A. Dlouhy - Bloomberg News
Bloomberg, Militer Amerika Serikat (AS) menyatakan telah mencegat serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer di kawasan tersebut, yang menjadi upaya serangan pertama dalam beberapa hari terakhir. Insiden ini langsung melonjakkan harga minyak mentah dan memicu kembali kekhawatiran akan pecahnya perang terbuka.
“Pasukan Korps Garda Revolusi Islam meluncurkan beberapa rudal balistik dari Iran dalam sebuah upaya serangan mendadak terhadap pasukan AS yang ditempatkan di Timur Tengah,” ungkap Komando Sentral AS (Centcom) pada Selasa (28/7). “Seluruh rudal Iran berhasil dicegat. Pasukan AS tetap waspada dan berada dalam tingkat kesiapan tinggi.”
Harga minyak mentah melesat dan kontrak berjangka saham AS melemah setelah militer mengumumkan serangan terbaru tersebut, yang terjadi setelah jeda ketenangan selama beberapa hari ketika AS dan Iran sempat menghentikan aksi saling serang. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) melonjak hingga 5% melampaui US$83 per barel, menahan sebagian penurunan sekitar 14% pada hari Selasa.
Pengumuman Centcom menggarisbawahi tingginya volatilitas di kawasan tersebut, bahkan di saat Presiden AS Donald Trump berupaya menghindari eskalasi pemboman di Iran dan justru berusaha membangun landasan bagi jalur diplomasi lanjutan.
































