Perry juga membeberkan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan M0 pada Juni 2026 antara lain dengan adanya operasi moneter Bank Indonesia dan ekspansi operasi keuangan Pemerintah, termasuk penempatan dana Pemerintah ke perbankan.
Sejalan dengan itu, uang beredar dalam arti luas (M2) pada Mei 2026 tumbuh sebesar 10,8% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 9,2% (yoy). Dari faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M2 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit dan aktiva luar negeri bersih.
“Ke depan, berbagai upaya penguatan untuk menjaga kecukupan likuiditas pasar uang, perbankan dan perekonomian akan terus ditempuh sehingga dapat menjaga stabilitas dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata Perry.
(ell)
No more pages




























