Logo Bloomberg Technoz

Sebab lewat capaian tersebut, dapat menjadi pijakan awal untuk memperkuat peran koperasi dalam mendukung program pangan pemerintah sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 3 dan Nomor 4 Tahun 2026.

"Perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih terus menunjukkan hasil yang baik. Hingga saat ini, lebih dari 83 ribu koperasi telah berbadan hukum, hampir 80 ribu sudah memiliki akun SIMKOPDES, dan lebih dari 60 ribu telah mengantongi Nomor Induk Berusaha. Artinya, capaian ini menunjukkan koperasi semakin siap mengambil peran dalam memperkuat distribusi pangan di berbagai daerah," terangnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan koperasi akan menjadi infrastruktur pemerintah dalam menyalurkan berbagai program pangan, termasuk beras SPHP, bantuan pangan, hingga operasi pasar.

Selain itu, koperasi juga dipersiapkan sebagai offtaker hasil panen petani untuk menyerap gabah ketika harga di tingkat petani berada di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. 

Menurut Zulhas (sapaan akrab Zulkifli), fungsi utama Koperasi Merah Putih adalah memperkuat rantai distribusi pangan, bukan menjadi pusat perbelanjaan atau supermarket. Adapun ia menargetkan sebanyak 35.872 Kopdes akan rampung diselesaikan tahun ini.

"Nah, sebagaimana sudah dijelaskan berkali-kali, Kopdes ini adalah infrastruktur pemerintah. Untuk menyalurkan bantuan-bantuan, barang-barang yang bersubsidi melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Kelurahan Merah Putih. Termasuk nanti kalau ada operasi pasar. Karena setiap desa akan ada Kopdes atau Koperasi Kelurahan," ujar Zulhas.

"Nomor dua, dia secara bertahap akan menjadi off-taker. Misalnya harga gabah yang ditetapkan pemerintah Rp6.500, di situ gabahnya Rp5.000. Maka nanti yang akan membeli, mengambil alih adalah Koperasi Desa Merah Putih sebagai off-taker. Jadi saudara-saudara itu, itu fungsi utamanya. Jadi jangan dibayangkan Kopdes itu supermarket," pungkasnya.

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan pemerintah tengah berupaya mengoordinasikan penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Kopdes Merah Putih.

Bantuan sosial yang akan disalurkan nantinya lewat Kopdes Merah Putih yakni berupa Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). 

Gus Ipul bilang, selama ini penyaluran kedua bansos tersebut masih melalui mekanisme transfer tunai. Oleh karenanya, kata dia, ke depan setiap koperasi nantinya akan dilengkapi berbagai gerai layanan, termasuk layanan perbankan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai jalur distribusi bansos. 

"Iya lagi dikonsolidasikan. [..] Tentu ke depan kita akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopdes, karena [ke depan] di Kopdes nanti kan ada gerai-gerai. Salah satunya tentu gerai dari Bank Himbara," kata Gus Ipul usai Rapat Terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Kamis (16/7/2026). 

Lebih lanjut, ia juga menyebut penyaluran bansos melalui Kopdes Merah Putih ini ditargetkan mulai berlaku pada Agustus mendatang. 

Di sisi lain, tak hanya BPNT, Gus Ipul tak menutup kemungkinan penyaluran bansos lainnya melalui Kopdes Merah Putih jika telah memenuhi kesiapannya. 

"Kalau memang sudah siap, semua bisa nanti [penyaluran bansos lewat Kopdes]. Jadi, yang penting hari ini adalah menerima arahan Presiden, bagaimana program strategis ini diperkuat dan dipertajam implementasinya."

(ain)

No more pages