Pemerintah Jepang telah melayangkan protes resmi kepada pihak China melalui saluran diplomatik, menekankan adanya potensi bahaya terhadap keselamatan navigasi kapal-kapal lain di sekitar lokasi perairan tersebut. Kendati demikian, awak kapal perusak China dilaporkan sempat memberikan notifikasi terlebih dahulu kepada kapal-kapal sekitar mengenai rencana dan durasi latihan tersebut.
Aktivitas Angkatan Laut China di sekitar wilayah perairan Jepang terpantau kian aktif dalam beberapa tahun terakhir, di mana armada mereka kerap beroperasi secara beriringan dengan kapal-kapal militer Rusia.
Secara aturan, Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) tidak melarang gelaran latihan militer Angkatan Laut di dalam wilayah ZEE negara asing. Meski demikian, sejumlah negara menganggap aktivitas militer semacam ini jauh lebih sensitif dan berpotensi memicu masalah ketimbang negara lainnya. Wilayah ZEE sendiri membentang hingga 200 mil laut (sekitar 370 kilometer) dari garis pantai suatu negara, yang memberikan hak eksklusif bagi negara tersebut untuk mengeksplorasi serta mengelola sumber daya alam di dalamnya.
(bbn)































