Logo Bloomberg Technoz

"5.000," jawab Maruli. 

Prabowo kemudian merespons bahwa target pembangunan jembatan masih sesuai dengan target awal. 

"5.000 akan selesai 2026. Bagus," respons Prabowo.

Sebelumnya, mengenai pembangunan jembatan, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kehadiran jembatan gantung di daerah terpencil menjadi kunci utama membuka isolasi wilayah yang selama puluhan tahun terpisahkan oleh bentang sungai dan medan yang sulit.

Teddy menambahkan, percepatan pembangunan infrastruktur ini terwujud berkat kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, Satgas TNI AD, dan masyarakat setempat. Pemerintah membagi tahapan target pembangunan agar berjalan terukur.

“Kini, melalui kerja sama pemerintah, TNI AD, dan masyarakat, jembatan-jembatan baru pun terus hadir, menghubungkan wilayah-wilayah yang selama bertahun-tahun terpisahkan oleh sungai dan medan yang sulit dijangkau,” lanjutnya.

Berdasarkan garis waktu pembangunan, pemerintah membidik 2.500 jembatan gantung rampung pada Agustus 2026, sebelum akhirnya genap menyentuh angka 5.000 unit pada akhir tahun 2026. 

Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari agenda besar akselerasi ekonomi pedesaan dan kawasan pesisir. Selain infrastruktur fisik, pemerintah menggenjot penguatan ekonomi warga melalui program Koperasi Desa (Kopdes) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Hingga akhir 2026, Kementerian Koperasi mematok target 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi penuh di seluruh Indonesia. Saat ini, lebih dari 15.000 unit koperasi di antaranya telah rampung 100%.

Di sektor kelautan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan 1.000 titik Kampung Nelayan Merah Putih pada tahun 2026 dengan fokus utama di wilayah Indonesia Timur.

(smr/ain)

No more pages