Logo Bloomberg Technoz

Suhu di atas 35°C sepanjang Mei dan Juni memaksa banyak sekolah di London untuk ditutup, yang memicu efek berantai yang membuat para orang tua harus absen dari pekerjaan karena harus mengasuh anak-anak mereka di rumah.

Pada akhir Juni, para guru di Inggris melaporkan bahwa suhu di ruang kelas mereka mencapai 38°C, menurut lembaga Global Witness. Walau banyak sekolah ditutup akibat panas, sekolah-sekolah lain tetap buka sesuai dengan saran resmi pemerintah Inggris.

Pada saat yang sama, banyak rumah di London tidak dirancang untuk menahan suhu yang semakin sering terjadi di ibu kota Inggris ini, dengan suhu di dalam ruangan dalam beberapa kasus mencapai tingkat yang berbahaya. Hal ini terutama terjadi pada hunian blok apartemen modern, yang kerap kali dilengkapi dengan jendela besar tanpa naungan dan tanpa tata letak dua sisi yang memungkinkan ventilasi yang memadai.

Diperkirakan lebih dari 2.700 orang telah meninggal di Inggris dan Wales pada bulan Mei dan Juni akibat panas ekstrem. Khan mengatakan bulan lalu bahwa melindungi ibu kota Inggris dari kenaikan suhu akan membutuhkan miliaran pound, dan memaksa kota tersebut untuk juga meminta bantuan investor swasta.

(bbn)

No more pages