Kementerian Kesehatan Peru melaporkan bahwa Rumah Sakit Ibu dan Anak Daerah El Carmen mengalami retak struktur pada ruang perawatan intensif anak (PICU). Sementara itu, Rumah Sakit Nasional Daniel Alcides Carrión dan Pusat Kesehatan Chupuro juga mengalami kerusakan. Otoritas setempat mencatat setidaknya 48 rumah warga telah roboh, dengan proses pendataan kerusakan yang masih terus berjalan hingga saat ini.
Kementerian Energi dan Pertambangan menyebutkan bahwa lebih dari 400 pelanggan listrik di Junín masih mengalami pemadaman hingga hari Minggu, melandai jauh dari angka awal yang sempat berdampak pada lebih dari 61.000 pelanggan.
Perusahaan penyedia listrik Electrocentro menyatakan gempa bumi tersebut memicu pemutusan aliran listrik otomatis pada beberapa jalur transmisi yang menyuplai wilayah Huancayo, Chupaca, dan distrik-distrik sekitarnya. Pihaknya langsung menerjunkan tim darurat untuk memulihkan kembali jaringan listrik warga.
Peristiwa gempa di Peru ini terjadi di tengah gelombang aktivitas seismik besar yang sedang melanda kawasan Amerika Selatan. Venezuela saat ini masih berjuang pulih dari gempa yang menewaskan ribuan orang pada akhir Juni lalu, sementara gempa berkekuatan magnitudo 7,4 juga sempat mengguncang negara bagian Chiapas di Meksiko bagian selatan pada hari Jumat, yang memicu kerusakan bangunan meski tidak ada laporan korban jiwa dalam jumlah besar.
(bbn)































