Logo Bloomberg Technoz

BMKG: Gempa Susulan di NTT Tembus 10.232 Kali per 31 Agustus

Dinda Decembria
31 August 2026 11:00

Pemetaan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa NTT (Dok. BNPB)
Pemetaan Kerusakan Bangunan Akibat Gempa NTT (Dok. BNPB)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 10.232 gempa bumi susulan pascagempa Flores berkekuatan magnitudo (M) 7,7 hingga Senin (31/8/2026) pukul 05.00 WIB.

Dari jumlah tersebut, gempa susulan terbesar tercatat mencapai M6,2 dan terkecil M1,0. BMKG juga mencatat sebanyak 35 gempa susulan berkekuatan di atas M5, sementara 157 gempa di antaranya dirasakan masyarakat.

"Dari grafik peluruhan mulai nampak pola penurunan, sehingga gempa susulan diperkirakan berlangsung sekitar 3-4 minggu," kata BMKG dalam keterangannya yang dikutip Senin (31/8/2026).


BMKG sebelumnya mencatat aktivitas gempa susulan masih relatif tinggi pada beberapa hari pertama setelah gempa utama. Pada 21 Agustus 2026, jumlah gempa susulan telah mencapai 4.258 kejadian.

Gempa utama M7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa tersebut terjadi pada kedalaman sekitar 15 kilometer dengan episenter di laut, sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo.