Sebanyak 231 saham menguat, dan 281 saham melemah. Sementara, 219 saham tidak bergerak.
Untuk perdagangan hari ini, Senin (13/7/2026), BRI Danareksa Sekuritas menyebut, IHSG menguat didorong technical rebound dan membaiknya sentimen domestik, termasuk kenaikan cadangan devisa menjadi US$145,6 miliar. Namun, penguatan masih terbatas akibat minimnya arus dana asing dengan net foreign sell mingguan sebesar Rp1,68 triliun di pasar reguler.
Seiringan dengan pelemahan nilai tukar rupiah yang menembus Rp18.100/US$, tersulut meningkatnya tensi Amerika Serikat (AS) dan Iran yang menjaga volatilitas pasar tetap tinggi.
“Secara teknikal, IHSG diperkirakan konsolidasi dengan kecenderungan menguat terbatas pada support 5.850–5.880 dan resistance 6.000–6.050,” mengutip riset BRI Danareksa Sekuritas.
Adapun momentum di pasar mulai membaik, namun penembusan level 6.000 masih diperlukan untuk mengonfirmasi penguatan lanjutan.
Saham-saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah LSIP, ANTM, dan NTBK.
Jadi perhatian pasar, melansir Phintraco Sekuritas, investor mencermati perkembangan konflik AS-Iran terhadap potensi gangguan pasokan minyak global dari Timur Tengah.
Selain itu fokus perhatian investor juga akan tertuju pada earning season Kuartal II–2026 yang akan dimulai pada pekan ini dari beberapa bank besar. Chairman The Fed Kevin Warsh akan memberikan testimoni di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR, dan Komite Perbankan Senat. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya CPI, Michigan Consumer Sentiment, penjualan ritel dan data perumahan.
“Diperkirakan IHSG masih bergerak sideways pada kisaran 5.800–6.000 pada pekan ini,” papar Phintraco Sekuritas.
Top picks atau saham pilihan riset Phintraco: saham ADRO, ADMR, BRMS, INCO, ARCI, dan SRTG.
CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan, menguatnya Bursa Wall Street diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.
Sementara itu, terkoreksinya harga mayoritas komoditas dan berlanjutnya aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif positif untuk IHSG.
“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 5.860–5.795 dan resistance 5.990–6.050,” tulis riset CGS International.
Dengan saham-saham pilihan CGS meliputi meliputi saham ADMR, ARCI, LSIP, ADRO, INDY, dan INDF.
Panin memproyeksikan IHSG berpotensi melemah, disebabkan oleh tensi geopolitik yang kembali meningkat, tren melemahnya rupiah, serta masih derasnya outflow dana asing.
“Untuk hari ini kami memperkirakan IHSG akan melemah,” mengutip Panin Sekuritas.
Sedang, saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah ARCI, ICBP dan BMRI.
(fad)





























