Dengan demikian, potensi dampak keuangan terhadap perseroaan hanya akan terbatas pada porsi laba atau rugi bersih Tokopedia yang diakui GoTo sebagai entitas asosiasi dan ventura bersama.
"Selain itu, tidak akan ada dampak apapun terhadap biaya layanan e-commerce yang diterima Perseroan dari PT Tokopedia," dikutip dari keterbukaan informasi GoTo.
Selain itu, GoTo memastikan dari sisi non keuangan, perseroan tidak memperkirakan adanya dampak material sehubungan rencana PHK tersebut.
Di sisi lain, GoTo menyatakan tidak berencana mengambil langkah khusus sebagai respons atas kebijakan Tokopedia.
Kabar PHK
Sebelumnya, perusaahan penyedia teknologi perdagangan elektronik, Tokopedia, tengah dihantam kabar pemutusan hubungan kerja.
Kabar ini mulanya santer beredar usai akun media sosial yang fokus pada teknologi dan pekerja tech @ecommurz mengunggah informasi mengenai dugaan PHK yang dilakukan ByteDance terhadap karyawan Tokopedia pada Rabu (1/7/2026).
Dalam unggahan tersebut, @ecommurz menyebut ByteDance dilaporkan melakukan PHK terhadap sekitar 90% pekerja Tokopedia setelah peluncuran Tokopedia Lite. Disebutkan, karyawan paling terdampak berasal dari unit keuangan, teknologi, R&D, serta trust and safety.
Unggahan itu juga mengklaim ByteDance hanya mempertahankan sekitar 10% tenaga kerja Tokopedia untuk menangani proyek-proyek yang masih berjalan.
Selain itu, akun tersebut menyebut Tokopedia secara bertahap akan dilemahkan dan digantikan oleh Tokopedia Lite, yang disebut menggunakan sistem backend internal TikTok Shop dengan mempertahankan front-end Tokopedia.
(prc/naw)





























