Sebaliknya, sejumlah saham menjadi penggerak atau mover IHSG sepanjang pekan ini.
Saham AMMN memimpin kontribusi terbesar disusul TLKM hingga ANTM.
Secara umum, pergerakan IHSG sepanjang pekan ini masih memiliki volatilitas tinggi imbas sejumlah sentimen, mulai dari indeks manufaktur PMI Indonesia yang mengalami kontraksi ke level 46,9 pada Juni 2026 hingga tarik ulur perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
IHSG bahkan sempat menyentuh level penutupan terendah pekan ini di level 5.643 pada Selasa (30/6/2026).
Investor asing tercatat masih net sell Rp2,73 triliun pekan ini, namun angkanya tampak mereda dibanding net sell pekan lalu sebesar Rp3,43 triliun.
(red)
No more pages



























