Impor Migas Januari-Mei 2026 Naik 27,89% dari Singapura hingga AS
Mis Fransiska Dewi
01 July 2026 12:49

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor minyak dan gas (migas) Indonesia sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai US$3.804,6 juta, naik 27,89% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan ini dipicu oleh bertambahnya impor minyak mentah senilai US$535,8 juta atau sebesar 14,90% dan hasil minyak senilai US$3.268,8 juta atau sebesar 32,54%.
Negara asal impor migas Januari-Mei 26 utamanya Singapura impor migasnya sebesar US$5,51 miliar atau 29,38% terhadap total impor migas, kedua Malaysia US$3,6 miliar atau 20,54%, dan ketiga dari AS impor migas US$1,4 miliar sekitar 8,28%.
"Tidak ada perubahan shifting negara asal impor migas jika dibandingkan [periode yang sama] 2025 lalu," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers, Rabu (1/7/2026).
Sementara itu, pada Mei 2026, impor migas melonjak US$1.871,0 juta atau 70,78% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.































