Logo Bloomberg Technoz

Peningkatan impor migas disebabkan oleh meningkatnya impor hasil minyak senilai US$1.900,7 juta atau 99,49% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Namun demikian, impor minyak mentah pada Mei 2026 mengalami penurunan sebesar US$29,7 juta atau 4,06% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, ekspor migas pada Januari–Mei 2026 mengalami tren mengalami tren pelemahan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

BPS mencatat ekspor migas pada periode tersebut menjadi US$5.166,1 juta, melemah sebesar 12,71% dibandingkan dengan posisi ekspor periode tahun sebelumnya sebesar US$5.918,0 juta.

Ekspor minyak mentah dan ekspor gas alam masing-masing anjlok 50,40% menjadi US$324,9 juta dan 16,73% menjadi US$2.584,2 juta jika dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya.

Sementara itu, ekspor hasil minyak mencatatkan kenaikan 4,51% ke level US$2.257,0 juta dari periode tahun sebelumnya.

(ros)

No more pages