Logo Bloomberg Technoz

"Pasar cenderung bergerak berdasarkan psikologi jangka pendek," ujar Eric Van Nostrand, Chief Investment Officer di Lazard, dalam sesi wawancara bersama Bloomberg TV pada hari Senin. "Sentimen positif seputar lalu lintas di Selat Hormuz yang terlihat jauh lebih baik dibandingkan pekan lalu maupun pekan-pekan sebelumnya, telah membuat banyak orang melakukan posisi spekulatif untuk mengincar harga minyak yang lebih murah."

Saat ini, harga minyak dunia berada di level yang hampir sama dengan kondisi sebelum perang meletus. Hal ini didorong oleh optimisme pasar bahwa pasokan komoditas yang melintasi Selat Hormuz akan segera pulih mendekati volume normal. Sebagai catatan, sebelum konflik pecah, jalur sempit ini mengangkut sekitar seperlima dari total pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) global.

Pergerakan harga:

  • WTI untuk pengiriman Agustus turun 0,6% menjadi US$70,32 per barel pada pukul 06.42 waktu Singapura.
  • Brent untuk pengiriman Agustus ditutup naik 1,6% menjadi US$73,15 per barel pada Senin.

(bbn)

No more pages