Logo Bloomberg Technoz

Gas Industri Bakal Diturunkan Jadi US$7—US$14, Diumumkan Hari Ini

Azura Yumna Ramadani Purnama
29 June 2026 08:20

Ilustrasi pipa gas (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi pipa gas (Sumber: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal mengklaim harga gas industri bakal turun menjadi kisaran US$7 hingga US$14 per million british thermal unit (MMBtu), usai sebelumnya harga gas tersebut melejit menjadi US$20 per MMBtu.

Said, yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), menyatakan kebijakan tersebut merupakan hasil rapat antara Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK) dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Kita sudah rapatkan itu di DPR bersama Satgas PHK dan Senin akan diumumkan penurunan harga gas industri yang nonsubsidi tersebut. Jadi penurunan gasnya ada batas bawahnya sekitar US$7 sampai dengan US$14 [per MMBtu],” kata Said dalam konferensi pers secara daring, Minggu (28/6/2026).


Dia mengungkapkan kebijakan tersebut dapat memitigasi PHK di industri keramik, granit, dan tekstil sebab berpotensi membuat perusahaan tetap kompetitif dan mampu mempertahankan lapangan kerja.

"Penurunan harga gas industri merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk mencegah gelombang PHK. Dengan biaya produksi yang lebih kompetitif, perusahaan memiliki ruang untuk mempertahankan pekerjanya," ujar Said.

Lantai keramik./Bloomberg-David Paul Morris