Logo Bloomberg Technoz

Kisruh HGBT, Harga Gas Industri di RI Naik 285% Jadi US$20/MMBtu

Sabrina Mulia Rhamadanty
26 June 2026 15:35

Pipa gas./Bloomberg-Oliver Bunic
Pipa gas./Bloomberg-Oliver Bunic

Bloomberg Technoz, Jakarta – Forum Industri Pengguna Gas Bumi (FIPGB) menyebut harga gas industri melalui kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) kini menembus US$20 per million british thermal unit (MMBtu), atau 285,71% lebih tinggi dari ketetapan senilai US$7/MMBtu. 

Ketua Umum FIPGB Yustinus Gunawan menjelaskan alokasi pasokan gas bumi yang dibayar dengan harga US$7/MMBtu atau Alokasi Gas Industri Tertentu (AGIT) hanya berlaku untuk 27,5% dari total alokasi gas industri.

“Kebijakan HGBT [menggunakan gas pipa] yang senilai US$7/MMBtu hanya untuk pemakaian 27,5% dari volume alokasi konsumsi pada Juni, sedangkan sisanya atau 62,5% kena harga US$20/MMBtu [karena memakai regasifikasi LNG],” ungkap Yustinus saat dihubungi, Jumat (26/6/2026).


Yustinus menambahkan, dengan peningkatan harga yang signifikan ini, harga rerata gas industri menjadi sekitar US$15/MMBtu atau lebih tinggi dari 200% ketetapan HGBT yang ditetapkan pemerintah. 

Jaringan pipa gas PGN. (Sumber foto website PGN)

Meski begitu, Yustinus menyebut dirinya mendukung adanya rencana formulasi baru HGBT dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan dari industri penerima.