Logo Bloomberg Technoz

Gangguan PLTU, Tak Semua Tambang Batu bara Punya Spek Sesuai PLN

Sabrina Mulia Rhamadanty
22 June 2026 10:30

Coal stockpile./Bloomberg-Qilai Shen
Coal stockpile./Bloomberg-Qilai Shen

Bloomberg Technoz, Jakarta – Ketua Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Sudirman Widhy Hartono menilai permasalahan utama sulit dipenuhinya pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PT PLN (Persero) turut dipicu spesifikasi batu bara yang diproduksi masing-masing penambang.

“Permasalahan utama adalah bahwa tidak semua perusahaan tambang batu bara di Indonesia memproduksi atau memiliki deposit dengan spesifikasi yang diperlukan oleh PLN yaitu batu bara kalori sedang atau medium,” ungkap Sudirman saat dihubungi, Senin (22/6/2028).

Menurut Perhapi, banyak perusahaan tambang batu bara yang hanya memproduksi batu bara tipe kalori rendah yang tidak memenuhi spesifikasi batu bara yang dibutuhkan PLN.


Hal ini disebabkan karena di wilayah konsesi tambang mereka atau izin usaha pertambangan (IUP) hanya terdapat deposit  jenis kalori rendah.  

“Artinya, untuk perusahaan-perusahaan tambang tersebut, mereka tidak bisa menyuplai batu bara hasil produksinya ke PLN melainkan harus dijual ke pembeli lain yang kebutuhan batu baranya sesuai dengan spesifikasi batu bara yang diproduksi tambang-tambang tersebut," terangnya.

Pembangkit listrik tenaga batubara Cirebon-1 di Cirebon, Jawa Barat, Indonesia./Bloomberg-Muhammad Fadli