Logo Bloomberg Technoz

Psikologi Pasar Usai MSCI Downgrade Transparansi Saham RI

Cahya Puteri Abdi Rabbi
19 June 2026 12:45

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada penutupan perdagangan Jumat (19/6/2026).

Indeks komposit terkoreksi 0,73% ke level 6.127 setelah sempat bergerak ke zona hijau pada awal perdagangan. IHSG menyentuh level tertingginya di 6.215 pada perdagangan sesi pertama dengan nilai transaksi mencapai Rp8,24 triliun.

Balik arah IHSG ke zona merah itu belakangan tercermin dari posisi jual bersih investor asing mencapai Rp1,4 triliun sampai perdagangan sesi I. Investor asing melepas saham TPIA, TLKM, AMMN, BBRI dan BMRI dengan nilai separuh dari keseluruhan net sell.


Koreksi IHSG pada perdagangan sesi pertama terjadi seiring dengan rilis MSCI Global Market Accessibility Review 2026 pada Kamis (18/6/2026) waktu setempat. 

Penyedia indeks global itu mempertahankan status Indonesia di emerging markets kendati menurunkan nilai atau downgrade transparansi saham (information flow) Indonesia.