Logo Bloomberg Technoz

Untuk menonton secara gratis, langkah pertama yang harus dipastikan adalah televisi Anda sudah mendukung siaran digital DVB-T2.

Ada dua skenario yang bisa dilakukan:

1. Jika Menggunakan TV Digital

Bagi pemilik televisi digital, prosesnya lebih mudah karena tidak membutuhkan perangkat tambahan.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Pastikan kabel antena UHF sudah terpasang dengan benar.

  • Nyalakan TV lalu buka menu pengaturan.

  • Masuk ke menu Siaran atau Broadcasting.

  • Pilih jenis sinyal Digital atau DVB-T2.

  • Pilih Auto Scan atau Pencarian Otomatis.

  • Tunggu hingga proses selesai.

  • Cari channel TVRI Nasional atau TVRI Sport.

Setelah channel tersimpan, pertandingan Piala Dunia bisa langsung dinikmati.

2. Jika Menggunakan TV Analog

Bagi yang masih memakai televisi lama, jangan khawatir. TV analog tetap bisa dipakai dengan tambahan Set Top Box (STB).

Berikut panduannya:

  • Gunakan antena UHF indoor atau outdoor.

  • Sambungkan TV ke STB DVB-T2.

  • Pastikan semua kabel terpasang rapat.

  • Nyalakan TV dan STB.

  • Ubah mode input TV ke AV atau Video.

  • Buka menu STB.

  • Pilih Auto Scan atau Pemindaian Otomatis.

  • Tunggu sampai semua saluran muncul.

  • Cari TVRI atau TVRI Sport.

Dengan cara ini, pengguna TV analog tetap bisa menikmati seluruh pertandingan gratis.

TVRI Jadi Pemegang Hak Siar Resmi

TVRI dipastikan menjadi pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia. Seluruh 104 pertandingan akan ditayangkan penuh secara gratis melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport. (Bola.net) (detikcom)

Banyak masyarakat awalnya mengira pertandingan akan tersedia di TVRI.go.id atau platform online TVRI. Namun beberapa laga memang difokuskan pada siaran televisi digital.

Karena itu, memastikan perangkat TV sudah mendukung sinyal digital menjadi hal penting.

Daftar Lengkap Frekuensi TVRI di Seluruh Indonesia

Menonton pertandingan perdana Piala Dunia FIFA 2026 Meksiko dan Afrika Selatan dii National Mall, Washington, DC, AS. (Aaron Schwartz/Bloomberg)

Bagi yang ingin mencari channel secara manual, berikut daftar kanal dan frekuensi TVRI berdasarkan wilayah:

Wilayah Sumatra

  • Nanggroe Aceh Darussalam: Channel 29 UHF - 538 MHz

  • Sumatra Utara (Medan): Channel 28 UHF - 530 MHz

  • Sumatra Utara (Pematangsiantar): Channel 29 UHF - 538 MHz

  • Sumatra Barat: Channel 30 UHF - 546 MHz

  • Riau & Kepulauan Riau: Channel 31 UHF - 554 MHz

  • Jambi: Channel 27 UHF - 522 MHz

  • Sumatra Selatan & Bangka Belitung: Channel 32 UHF - 562 MHz

  • Bengkulu: Channel 24 UHF - 498 MHz

  • Lampung: Channel 35 UHF - 586 MHz

Wilayah Jawa

  • DKI Jakarta & Banten: Channel 43 UHF - 650 MHz

  • Jawa Barat: Channel 35 UHF - 586 MHz

  • Jawa Tengah: Channel 28 UHF - 530 MHz

  • DI Yogyakarta: Channel 38 UHF - 610 MHz

  • Jawa Timur: Channel 43 UHF - 650 MHz

Wilayah Bali dan Nusa Tenggara

  • Bali: Channel 30 UHF - 546 MHz

  • Nusa Tenggara Barat: Channel 29 UHF - 538 MHz

  • Nusa Tenggara Timur: Channel 27 UHF - 522 MHz

Wilayah Kalimantan

  • Kalimantan Barat: Channel 32 UHF - 562 MHz

  • Kalimantan Tengah: Channel 28 UHF - 530 MHz

  • Kalimantan Selatan: Channel 35 UHF - 586 MHz

  • Kalimantan Timur: Channel 36 UHF - 594 MHz

  • Kalimantan Utara: Channel 37 UHF - 602 MHz

Wilayah Sulawesi

  • Sulawesi Utara: Channel 30 UHF - 546 MHz

  • Gorontalo: Channel 31 UHF - 554 MHz

  • Sulawesi Tengah: Channel 28 UHF - 530 MHz

  • Sulawesi Barat: Channel 26 UHF - 514 MHz

  • Sulawesi Selatan: Channel 34 UHF - 578 MHz

  • Sulawesi Tenggara: Channel 24 UHF - 498 MHz

Wilayah Maluku dan Papua

  • Maluku: Channel 27 UHF - 522 MHz

  • Maluku Utara: Channel 28 UHF - 530 MHz

  • Papua: Channel 31 UHF - 554 MHz

Kenapa Banyak yang Cari TVRI.go.id?

Pencarian soal TVRI.go.id meningkat karena banyak orang berharap bisa menonton lewat browser atau smartphone tanpa antena.

Namun untuk hak siar utama, TVRI lebih menekankan siaran free-to-air melalui televisi digital.

Beberapa platform streaming resmi memang tersedia melalui mitra OTT, tetapi tidak semuanya gratis.

Karena itu, opsi paling aman, legal, dan gratis tetap menggunakan antena UHF.

Kualitas Siaran Digital Lebih Stabil

Siaran digital menawarkan banyak keunggulan dibanding analog.

Beberapa di antaranya:

  • Gambar lebih jernih

  • Suara lebih bersih

  • Minim gangguan semut

  • Lebih stabil saat cuaca buruk

  • Channel lebih banyak

Bagi pecinta sepak bola, kualitas siaran sangat penting agar momen gol, VAR, dan replay bisa dinikmati maksimal.

Jangan Salah Platform

Saat ini banyak tautan palsu atau situs tidak resmi yang mengklaim menyediakan siaran Piala Dunia gratis.

Masyarakat diminta lebih hati-hati agar tidak tertipu.

Pastikan hanya menggunakan jalur resmi seperti:

  • TVRI Nasional

  • TVRI Sport

  • Siaran digital DVB-T2

  • Platform mitra resmi TVRI jika tersedia

Dengan begitu, pengalaman menonton lebih aman dan nyaman.

Piala Dunia 2026 sendiri diprediksi akan menjadi salah satu edisi paling meriah karena jumlah peserta yang lebih banyak dan format pertandingan yang lebih panjang.

Bagi masyarakat Indonesia, akses gratis melalui TVRI menjadi kabar baik karena semua kalangan tetap bisa menikmati pesta sepak bola dunia tanpa biaya tambahan.

Jadi, jika ingin menonton Piala Dunia 2026 gratis, jangan salah fokus ke TVRI.go.id. Pastikan perangkat televisi Anda sudah siap menangkap siaran digital dan lakukan scan channel dari sekarang agar tidak ketinggalan pertandingan favorit.

(seo)

No more pages