Jika dikonversi dengan kurs sekitar Rp18.000 per dolar AS, target devisa tersebut setara sekitar Rp459 triliun hingga Rp515 triliun. Nilai itu menjadi salah satu sasaran utama pemerintah untuk memperkuat kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian nasional.
Dari sisi wisatawan domestik, Kemenpar menargetkan perjalanan wisatawan nusantara mencapai sedikitnya 1,28 miliar perjalanan pada 2027 atau meningkat 8,5% dibandingkan tahun 2026. Sektor pariwisata juga ditargetkan mampu menyerap 27,33 juta tenaga kerja, naik sekitar 3%.
Sementara itu, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB ditargetkan berada pada kisaran 4,7% hingga 4,8%, meningkat sekitar 0,4 poin persentase. Adapun investasi sektor pariwisata ditargetkan mencapai sedikitnya Rp71 triliun atau tumbuh sekitar 11,8% dibandingkan tahun 2026.
Widiyanti juga menyampaikan bahwa indikator Travel and Tourism Development Index tidak lagi menjadi indikator kinerja utama karena pemeringkatannya dilakukan setiap dua tahun sekali.
(dec)





























