Langkah Hawkish The Fed Bayangi Pergerakan Rupiah
Tim Riset Bloomberg Technoz
18 June 2026 08:26

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai kontrak rupiah di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) menguat terbatas. Pada sesi perdagangan hari ini, Kamis (18/6/2026), rupiah dibuka menguat 0,01% ke posisi Rp17.875/US$.
Tak lama berselang, mata uang Nusantara menebalkan apresiasi menjadi 0,1% ke Rp17.859/US$ pada 07:52 WIB.
Indeks dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat ke 100,32 di tengah sinyal hawkish yang dikirim oleh The Fed dengan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5-3,75%, seperti ekspektasi pelaku pasar.
Penguatan yang terjadi pada dolar AS, meski harga minyak semakin jinak menjadi US$78,77 per barel, memicu pelemahan terhadap mata uang Asia.
Won Korea Selatan memimpin pelemahan, disusul ringgit Malaysia, dan baht Thailand, serta yen Jepang yang tergerus tipis. Sedangkan yuan offshore menguat terbatas hampir stagnan hanya 0,06%, disusul dolar Singapura 0,01%.





























