Kesepakatan AS-Iran Resmi Berlaku, Harga Minyak Melemah
News
18 June 2026 07:30

Rong Wei Neo - Bloomberg News
Bloomberg, Harga minyak mentah dunia bergerak melemah seiring langkah para pelaku pasar menganalisis dampak dari pakta perdamaian sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Berdasarkan laporan televisi negara Republik Islam tersebut serta seorang pejabat AS, dokumen kesepakatan itu kini telah ditandatangani secara digital oleh presiden kedua negara.
Minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) dilaporkan merosot menuju level US$76 per barel, setelah melewati sesi perdagangan yang berfluktuasi tajam pada hari Rabu (17/6) yang ditutup sedikit lebih tinggi untuk pasar AS. Sementara itu, minyak jenis Brent resmi ditutup di bawah level psikologis US$80 per barel. Kesepakatan tersebut berpotensi membuka kembali aliran jutaan barel minyak dari Timur Tengah seiring dimulainya kembali lalu lintas pelayaran melalui Selat Hormuz setelah berakhirnya blokade ganda.
Harga minyak mentah kini telah kehilangan hampir seluruh kenaikan yang sempat terjadi selama konflik berlangsung. Konflik tersebut pecah pada akhir Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran dengan tujuan membatasi program nuklir negara tersebut. Sebagai respons, Teheran memblokir Selat Hormuz, jalur yang pada masa normal mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dunia.
Meski harga minyak telah mereda, tekanan terhadap persediaan masih cukup besar. Stok minyak di Cushing, Oklahoma, yang merupakan pusat penyimpanan komersial terbesar di AS, telah menyusut hingga sekitar 20 juta barel. Angka tersebut dianggap oleh banyak pelaku pasar sebagai batas minimum operasional.






























