Logo Bloomberg Technoz

Penguatan saham BBRI ini terjadi pasca perseroan resmi mengumumkan rencana pembelian kembali saham atau buyback dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan dengan nilai maksimal mencapai Rp500 miliar.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perseroan untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham sekaligus menunjukkan optimisme manajemen terhadap prospek bisnis jangka panjang perusahaan.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa keputusan buyback tersebut didasarkan pada penilaian manajemen bahwa harga saham BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya.

Menurutnya, valuasi yang tercermin di pasar belum sepenuhnya menggambarkan kekuatan fundamental maupun potensi pertumbuhan bisnis yang dimiliki oleh BRI.

“Kami menilai valuasi BBRI saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya atau belum sepenuhnya merefleksikan kinerja dan potensi bisnis perseroan,” imbuh Dhanny.

Program buyback fluktuatif tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 12 Juni 2026 hingga 11 September 2026.

Perseroan berharap langkah ini dapat memberikan sinyal positif kepada investor mengenai keyakinan manajemen terhadap kinerja perusahaan yang tetap kuat di tengah dinamika pasar global.

(cpa/naw)

No more pages