Selasar berikutnya menyoroti tentang fenomena kelas menengah yang berjibaku mempertahankan daya beli mereka dengan semakin banyak berburu cuan di pasar modal. Tak lagi banyak memarkir sebagian duit di produk tabungan bank, kebanyakan kelas menengah kini rela mengambil risiko lebih besar dengan masuk ke berbagai instrumen investasi berisiko, mulai saham, kripto dan lainnya demi mengejar pertumbuhan dana supaya bisa memenuhi kebutuhan dasar seperti kepemilikan rumah bahkan daya beli keseharian.
Setelah itu, para pembaca akan disuguhi laporan tentang surutnya pesona Jakarta di mata para pendatang. Dalam artikel Adu Nasib di Jakarta Makin Hilang Pesona, Bloomberg Businessweek Indonesia menemukan bahwa kedatangan para perantau ke Jakarta semakin sedikit karena pekerjaan kian sulit didapatkan di kota besar ini. Sebagian perantau akhirnya memutuskan balik kampung atau bergeser mencari pekerjaan di kota-kota penyangga ibukota.
Dalam edisi Juni ini, rubrik Bincang Tokoh Bloomberg Businessweek Indonesia menyuguhkan obrolan bersama Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir. Dalam obrolan singkat, Pandu menceritakan tentang rencana IPO Denera, juga bidikan investasi selanjutnya oleh Danantara. Pandu juga membagi cerita tentang mengapa ia sering diingatkan oleh sang istri agar tidak main handphone ketika ada di rumah bersama sang anak.
Di rubrik Anjangsana, para pembaca bisa menikmati suguhan tentang tren kaum hawa mempermak wajah jauh hingga ke Korea Selatan. Banyak orang Indonesia kini tak lagi menganggap operasi plastik alias bedah estetika sebagai hal yang tabu, bahkan berlomba memamerkannya di media sosial sebagai bagian dari ekspresi mencintai self-love. Industri bedah kosmetik di Tanah Air perlu didorong lebih serius agar devisa tak semakin tersedot ke luar negeri dari lini ini.
Rubrik Anjangsana juga menyoroti semakin sepinya stadion-stadion sepak bola di Tanah Air karena penonton yang kian jarang menyaksikan langsung pertandingan. Para pengamat menilai sepinya stadion sepak bola sebagai efek langsung dari semakin lesunya daya beli masyarakat belakangan, termasuk kelas menengah yang merupakan pasar utama penjualan tiket-tiket sepak bola di stadion.
Bloomberg Businessweek Indonesia Edisi Juni 2026 juga banyak memuat laporan-laporan dari Bloomberg Businessweek global yang pada bulan ini mengangkat tema utama tentang dinamika industri kecerdasan buatan (AI). Kepemimpinan Andy Jassy di Amazon menggantikan Jeff Bezos menunjukkan jurus terbaru perusahaan besar itu menggarap segmen AI. Jassy yang dahulu adalah tangan kanan Jeff Bezos dan bos divisi komputasi awan Amazon, dalam lima tahunnya menjabat sebagai CEO Amazon, ia memangkas berbagai proyek, melakukan PHK, memikat hati investor Wall Street, dan menakhodai raksasa retail tersebut melewati tantangan terbesarnya selama ini.
Dinamika AI juga memotret tentang kebangkitan kembali situs nuklir paling kontroversial di Amerika Serikat. PLTN Three Mile Island siap dioperasikan kembali seiring dengan lonjakan kebutuhan energi raksasa Microsoft, yang kini mempertemukan dua teknologi paling transformatif—sekaligus paling berisiko—di dunia.
Laporan global juga memotret tentang Piala Dunia yang penuh kontroversi politis ketika tiga negara yang menjadi tuan rumah dalam gelar Piala Dunia 2026 yakni AS, Kanada dan Meksiko, sejatinya tengah berseteru utamanya perihal perdagangan dan isu imigran. Bloomberg Businessweek juga memotret Presiden AS Donald Trump yang terlihat semakin kehilangan pamor di kalangan pendukungnya, jelang dilangsungkan Pemilu sela dalam waktu dekat.
Dalam liputan gaya hidup, pembaca bisa menikmati ulasan tentang tren terkini di mana para pria milenial kini semakin terobsesi dengan kesehatan dan penampilan. Alih-alih pensiun dengan kondisi apa adanya, para pria milenial belakangan semakin memperhatikan penampilan agar saat pensiun mereka bisa tetap bugar dan tampil menawan. Edisi ini akan ditutup oleh sederet koleksi jam tangan mewah terbaik, dari mulai Patek, Rolex hingga IWC dari gelar pameran jam tangan terbesar Watches and Wonders 2026.
Setiap laporan dirangkai dengan pendekatan jurnalisme mendalam khas Bloomberg Businessweek yang menonjolkan data, konteks, dan cerita manusia di balik sebuah peristiwa. Untuk mengakses liputan lengkap, pembaca dapat menikmati seluruh konten Bloomberg Businessweek Indonesia dalam berbagai edisi tanpa batasan, cukup register di https://www.bloombergtechnoz.com/businessweek atau membaca e-magazine di sini.
(bbw)
































