Logo Bloomberg Technoz

Belanja AI Membengkak, Laba Bersih Tesla Tergerus di Q2-2026

News
23 July 2026 10:30

Mobil listrik Tesla. (Bloomberg)
Mobil listrik Tesla. (Bloomberg)

Kara Carlson - Bloomberg News

Bloomberg, Laba bersih Tesla Inc merosot tajam meski bisnis otomotifnya mencatatkan kinerja kuartalan yang kuat. Kondisi ini memberi tekanan besar terhadap rencana Elon Musk untuk mengalihkan fokus produsen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) tersebut ke pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan robotika.

Belanja perusahaan untuk berbagai proyek ambisius tersebut melonjak menjadi US$5,8 miliar pada kuartal kedua, sehingga Tesla mencatat arus kas negatif untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. Perusahaan tetap mempertahankan proyeksi belanja modal (capital expenditure/capex) lebih dari US$25 miliar sepanjang tahun ini, dan para eksekutif bahkan memperkirakan kebutuhan investasi akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.


“Tahun ini merupakan tahun dengan belanja modal yang sangat besar,” ujar Musk pada Rabu (22/7) dalam panggilan konferensi untuk membahas hasil kinerja kuartalan. “Kami harus mengalokasikan capex secepat yang kami bisa — membelanjakannya secepat mungkin tanpa membuatnya terlalu terbuang percuma.”

Saham Tesla merosot 4,2% hingga pukul 19.28 pada perdagangan pasca-penutupan di New York. Penurunan tersebut memperlebar penurunan harga saham Tesla yang telah terkikis 17% sepanjang tahun ini.