Logo Bloomberg Technoz

Perangkat yang diretas sering menunjukkan penurunan daya tahan baterai secara drastis. Hal ini terjadi karena aplikasi pengintai atau malware terus berjalan di latar belakang dan mengirim data secara berkala.

Selain baterai cepat habis, perangkat biasanya terasa lebih panas dibanding penggunaan normal.

3. Penggunaan Data Internet Tidak Wajar

Jika kuota internet tiba-tiba lebih cepat habis tanpa perubahan pola penggunaan, pengguna perlu waspada. Malware yang aktif di latar belakang umumnya membutuhkan koneksi internet untuk mengirimkan data ke server pelaku.

Lonjakan penggunaan data yang tidak dapat dijelaskan menjadi salah satu tanda yang patut diperiksa lebih lanjut.

4. Performa Ponsel Menjadi Lambat

Malware dan aplikasi berbahaya dapat menggunakan sumber daya perangkat secara berlebihan sehingga performa ponsel menurun.

Aplikasi terasa lebih lambat dibuka, sistem sering mengalami lag, dan respons perangkat menjadi tidak secepat biasanya.

5. Muncul Iklan Pop-Up Secara Berlebihan

Kemunculan iklan pop-up yang tidak biasa, bahkan saat tidak membuka browser, dapat menjadi indikasi adanya adware atau aplikasi berbahaya yang telah terpasang di perangkat.

Selain mengganggu kenyamanan pengguna, iklan tersebut juga dapat menjadi pintu masuk ancaman keamanan lain.

6. Aktivitas Tidak Wajar pada Akun dan Aplikasi

Tanda lain yang perlu diwaspadai adalah munculnya aktivitas yang tidak pernah dilakukan pengguna, seperti pesan terkirim sendiri, perubahan pengaturan akun, atau munculnya panggilan dan SMS yang mencurigakan.

Dalam kasus tertentu, peretas bahkan dapat menggandakan kartu SIM sehingga korban kehilangan akses terhadap panggilan maupun pesan masuk.

7. Terdengar Suara Aneh Saat Menelepon

Suara dengung, gangguan, atau bunyi tidak biasa saat melakukan panggilan telepon dapat menjadi salah satu indikasi penyadapan.

Apabila gangguan tersebut hanya terdengar oleh pengguna dan tidak dialami lawan bicara, pemeriksaan keamanan perangkat perlu segera dilakukan.

Cara Mencegah HP Diretas

Ilustrasi Nomor Handphone (Envato)

Beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi risiko peretasan pada perangkat:

Aktifkan Verifikasi Dua Langkah

Fitur verifikasi dua langkah atau two-factor authentication (2FA) memberikan lapisan keamanan tambahan saat login ke akun penting seperti email, media sosial, hingga layanan perbankan.

Hindari Melakukan Root pada Perangkat

Proses root memang membuka akses lebih luas terhadap sistem Android, tetapi juga meningkatkan risiko keamanan dan mempermudah malware masuk ke perangkat.

Instal Aplikasi dari Sumber Tepercaya

Pengguna disarankan hanya mengunduh aplikasi dari toko aplikasi resmi dan menghindari file APK dari sumber yang tidak jelas.

Waspadai Tautan Mencurigakan

Tautan yang dikirim melalui email, pesan singkat, atau media sosial dapat digunakan untuk melakukan phishing dan mencuri informasi pribadi pengguna.

Gunakan Aplikasi Keamanan

Aplikasi antivirus dan anti-malware dapat membantu mendeteksi serta menghapus ancaman yang berhasil masuk ke perangkat.

Cara Mengatasi HP yang Sudah Diretas

Jika perangkat diduga telah diretas, beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Mengganti seluruh kata sandi akun penting.

  • Menonaktifkan pengalihan panggilan yang mencurigakan.

  • Memutus koneksi perangkat dengan komputer atau perangkat lain yang terhubung.

  • Melakukan factory reset untuk menghapus aplikasi dan konfigurasi yang berpotensi berbahaya.

Factory reset umumnya menjadi langkah terakhir apabila berbagai upaya lain tidak berhasil menghilangkan ancaman dari perangkat. Setelah reset dilakukan, pengguna disarankan segera memperbarui kata sandi seluruh akun yang terhubung dengan ponsel tersebut.

(seo)

No more pages

Artikel Terkait