Xiaomi mengaku akan menyesuaikan strategi produknya agar tetap kompetitif di pasar Indonesia. Di mana, perusahaan berfokus menghadirkan perangkat yang dinilai paling relevan dengan kebutuhan konsumen sehingga tetap menawarkan nilai lebih di berbagai segmen harga.
“Kami akan membawa produk-produk yang lebih relevan ke target audiens kami. Yang kami maksud value bukan hanya soal harga, tetapi juga manfaat dan fitur yang bisa didapatkan konsumen dari produk tersebut,” jelas Andi.
Dia juga mengisyaratkan adanya kemungkinan dinamika harga smartphone ke depan apabila tekanan biaya terus berlanjut. Karena itu, Xiaomi bahkan menyarankan konsumen yang berencana membeli perangkat baru untuk melakukannya lebih cepat.
“Semakin cepat membeli, semakin baik. Akan ada kemungkinan harga naik lagi. Jadi memang tidak dipungkiri akan ada dinamika harga ke depan, tetapi kapan waktunya kami belum bisa memberikan kepastian,” terang dia.
Rilis Xiaomi 17T di Pasar Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harga
Andi pada kesempatan yang sama juga mewakili perusahaan meluncurkan seri flagship terbarunya, Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro, ke pasar Indonesia. Perangkat ini mengusung kolaborasi kamera dengan Leica yang diklaim memiliki kemampuan fotografi handal, dan fitur AI yang ditujukan untuk pengguna kelas premium.
Berdasarkan pengumuman Xiaomi Indonesia, Xiaomi 17T tersedia dalam dua varian memori. Yakni Xiaomi 17T 12GB/256GB dibanderol dengan harga Rp7.999.000 dan Xiaomi 17T 12GB/512GB dibanderol Rp9.999.000. Sementara Xiaomi 17T Pro 12GB/256GB hadir di harga Rp11.499.000 dan Xiaomi 17T Pro 12GB/512GB dibanderol Rp12.999.000.
Andi menyebutkan, Xiaomi 17T hadir dengan layar AMOLED CrystalRes 6,67 inci beresolusi 1,5K yang mendukung refresh rate hingga 144Hz. Perangkat ini ditenagai chipset MediaTek Dimensity 8500 Ultra yang dipadukan RAM hingga 12GB dan penyimpanan internal hingga 512GB.
Untuk fotografi, Xiaomi menyematkan sistem kamera Leica dengan kamera utama 50 MP, kamera telefoto 50 MP, dan kamera ultrawide 12 MP. Kamera depan beresolusi 32 MP digunakan untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video.
Smartphone ini dibekali baterai 5.500 mAh dengan dukungan pengisian cepat HyperCharge 67W serta menjalankan Xiaomi HyperOS terbaru yang telah terintegrasi dengan berbagai fitur AI.
Untuk model tertinggi, Xiaomi 17T Pro mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9500+, yang menawarkan peningkatan kinerja CPU dan GPU untuk kebutuhan gaming maupun AI generatif. Perangkat ini menggunakan layar AMOLED 6,67 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan tinggi untuk penggunaan di luar ruangan.
Sektor fotografi menjadi salah satu daya tarik utama dengan konfigurasi kamera Leica yang terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera telefoto periskop 50 MP dengan kemampuan zoom optik jarak jauh, serta kamera ultrawide 50 MP. Kamera depan beresolusi 32 MP.
Xiaomi 17T Pro dibekali baterai 5.500 mAh dengan dukungan pengisian cepat HyperCharge 120W yang diklaim mampu mengisi daya secara signifikan hanya dalam hitungan menit.
(mef/wep)































