Logo Bloomberg Technoz

Margin Emiten Batu Bara Diproyeksikan Tertekan pada Kuartal III

Cahya Puteri Abdi Rabbi
29 May 2026 16:50

Alat berat beroperasi di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatra Selatan./Bloomberg-Dadang Tri
Alat berat beroperasi di tambang batu bara terbuka PT Bukit Asam di Tanjung Enim, Sumatra Selatan./Bloomberg-Dadang Tri

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebagian analis memperkirakan margin emiten tambang batu bara bakal tertekan lantaran kebijakan ekspor satu pintu di bawah pengawasan PT Danantara Sumberdaya Indonesia.

Kebijakan tersebut diperkirakan akan membatasi volume ekspor, mengganggu arus perdagangan, hingga mempersempit margin keuntungan perusahaan tambang.

“Kemungkinan kebijakan ekspor batu bara yang dikendalikan negara diperkirakan akan memperpanjang pelemahan pengiriman hingga kuartal III,” kata analis industri Bloomberg Intelligence Ortis Fan dalam risetnya, Jumat (29/5/2026).


Situasi itu, kata Ortis Fan, berisiko kembali menekan margin perusahaan tambang batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Apalagi, dia menambahkan, margin emiten tambang itu telah susut beberapa tahun terakhir akibat pelemahan harga batu bara dan meningkatnya ongkos produksi.