CNG Dinilai Bisa Hemat Subsidi Rp26,1 T Jika Gantikan LPG 3 Kg
Azura Yumna Ramadani Purnama
19 May 2026 12:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Pemerintah diprediksi dapat menghemat subsidi energi hingga Rp26,1 triliun jika masifikasi gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) 3 kilogram (kg) dilakukan untuk menggantikan gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG) 3 kg.
Praktisi senior industri minyak dan gas (migas) Hadi Ismoyo menyatakan perhitungan tersebut didasarkan pada asumsi subsidi LPG pada 2025 senilai Rp87 triliun dan penghematan sebesar 30% jika CNG menyubstitusi LPG.
Dengan begitu, Hadi menyatakan seharusnya subsidi yang dibutuhkan untuk CNG setidaknya bisa hanya sekitar Rp61 triliun jika memang program tersebut dilakukan untuk mengonversi LPG bersubsidi atau Gas Melon.
“Jika asumsi terdapat penghematan 30%, asumsi subsidi [LPG] sama dengan 2025 sebesar Rp87 triliun, maka potensi penghematan [anggaran subsidi] jika dilakukan konversi [LPG ke CNG] adalah Rp26,1 triliun per tahun,” kata Hadi ketika dihubungi, Selasa (19/5/2026).
Selain menghemat subsidi, Hadi menilai program CNG 3 kg bisa menekan devisa hingga Rp136—Rp137 triliun, jika CNG 3 kg dirancang untuk menggantikan LPG 3 kg.




























