Logo Bloomberg Technoz

Turnamen ini juga diperkirakan dapat menambah hingga US$40,9 miliar terhadap produk domestik bruto global, berdasarkan estimasi FIFA dan World Trade Organization (WTO).

Bank-bank memiliki rekam jejak yang beragam dalam menggunakan berbagai model untuk memprediksi hasil ajang olahraga seperti Piala Dunia. Pada 2022, perusahaan pialang saham asal London, Panmure Liberum, berhasil memprediksi bahwa Argentina akan menjadi juara, meski keliru memperkirakan Inggris mencapai final — alih-alih Prancis, yang mengalahkan Three Lions di perempat final. Empat tahun sebelumnya, Goldman Sachs Group Inc.menggunakan data mining, machine learning, dan ekonometrika untuk menjalankan satu juta simulasi, tetapi hasilnya meleset: bank itu menjagokan Brasil ketimbang Prancis yang akhirnya menjadi juara dan sama sekali gagal memprediksi Kroasia sebagai runner-up.

Pada tahun tersebut, Nomura Holdings Inc. menjadi satu-satunya dari enam institusi keuangan yang berhasil menebak juara dengan menggunakan prediksi berdasarkan nilai pemain, momentum performa tim, dan pencapaian historis. Meski begitu, bank Jepang itu tetap gagal memprediksi tim lain yang masuk empat besar.

Edisi tahun ini kemungkinan akan lebih sulit diprediksi karena rekor 48 negara akan memainkan 104 pertandingan. Dalam apa yang disebut BofA sebagai ajang olahraga terbesar yang pernah digelar, 16 kota di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada akan menjadi tuan rumah bagi sekitar 6,5 juta penggemar dari 11 Juni hingga 19 Juli.

Namun, hanya beberapa minggu sebelum kick-off, pelaku industri hotel semakin khawatir karena belum terlihat lonjakan besar dari turnamen tersebut. Dalam pernyataan bulan lalu, US Travel Association menyatakan kekhawatiran bahwa pihak-pihak yang menentang kebijakan pemerintahan Trump — termasuk biaya visa yang lebih tinggi dan pemeriksaan media sosial yang diperluas — sedang menjalankan apa yang mereka sebut sebagai kampanye untuk menghambat perjalanan menuju Piala Dunia.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada Selasa membela harga tiket pertandingan Piala Dunia setelah muncul kritik dari penggemar dan anggota parlemen AS terkait tingginya biaya tiket.

(bbn)

No more pages