Logo Bloomberg Technoz

Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 2,3% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp260,1 triliun, didorong oleh pertumbuhan CASA sebesar 12,2% YoY menjadi Rp192,3 triliun, sehingga rasio CASA meningkat menjadi 73,9%. Sementara itu, penyaluran kredit/pembiayaan naik 2,2% YoY menjadi Rp235,1 triliun, dengan kontribusi terbesar dari Corporate Banking yang tumbuh 4,8% YoY, diikuti segmen UKM 1,2% YoY dan Consumer Banking 0,2% YoY.

Di lini syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai UUS terbesar di Indonesia dengan total pembiayaan Rp52,9 triliun dan DPK Rp45,0 triliun. Perseroan juga terus memperkuat pendanaan berbasis dana murah melalui jaringan komunitas dan kemitraan strategis syariah.

Dalam aspek keberlanjutan, CIMB Niaga mencatat pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp60,2 triliun atau hampir 26% dari total outstanding pembiayaan pada kuartal I-2026. Dari jumlah tersebut, pembiayaan UMKM mencapai Rp25,7 triliun atau sekitar 43% dari total portofolio pembiayaan berkelanjutan.

Lani menegaskan, “Perkembangan kami dalam pembiayaan berkelanjutan, dekarbonisasi, dan berbagai inisiatif sosial menunjukkan tekad CIMB Niaga untuk tumbuh secara bertanggung jawab sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Kami akan terus konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis, agar pertumbuhan yang kami capai dapat mendukung pembangunan yang inklusif dan memperkuat ketahanan ekonomi jangka panjang Indonesia.”

Di sisi digital, CIMB Niaga terus memperkuat ekosistem perbankan terintegrasi. Sebanyak 90,6% transaksi nasabah telah dilakukan melalui kanal branchless banking seperti OCTO, OCTOBIZ, ATM, dan OCTO Pay. Perseroan juga mengoperasikan 35 Digital Branch dan 38 Digital Hub hingga akhir Maret 2026.

Sebagai bagian dari pengembangan layanan, CIMB Niaga meluncurkan OCTOBIZ sebagai platform digital terintegrasi untuk nasabah bisnis. Platform ini merupakan evolusi dari BizChannel@CIMB dan telah diadopsi oleh lebih dari 20.000 perusahaan sejak soft launch pada Februari 2026.

“Digitalisasi pengelolaan keuangan bisnis adalah langkah penting bagi pelaku bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Dengan tagline Pintar Atur Bisnis Pakai OCTOBIZ, kami menghadirkan platform ini sebagai mitra terpercaya dan solusi komprehensif bagi nasabah bisnis untuk mengelola seluruh kebutuhan perbankan mereka secara lebih cerdas dan produktif. OCTOBIZ dapat diandalkan sebagai solusi perbankan yang memberdayakan para pelaku bisnis untuk memperluas bisnis sekaligus mewujudkan mimpi dan aspirasinya,” kata Lani.

Dengan kinerja yang terjaga serta penguatan strategi digital dan keberlanjutan, CIMB Niaga optimistis dapat terus menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

(tim)

No more pages