Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Soal Belanja Subsidi Q1-2026 Bengkak: Jaga Perekonomian

Redaksi
05 May 2026 18:20

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Belanja subsidi dan kompensasi pemerintah di sepanjang Kuartal I-2026 mencatatkan kenaikan yang sangat tajam. Dalam paparan APBN Kita yang dilaksanakan Selasa (5/5/2026), Kementerian Keuangan mencatat belanja subsidi dan kompensasi mencapai Rp118,7 trilun, naik 266,5% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Belanja subsidi sendiri mencapai Rp52,2 triliun atau naik sebesar 61,1% secara year-on year, sementara belanja kompensasi yang dikeluarkan oleh pemerintah selama kuartal I-2026 adalah sebesar Rp66,5 triliun, sebagai catatan pembayaran kompensasi kini dilakukan secara bulanan bukan triwulanan.

Artinya, belanja subsidi dan kompensasi berkontribusi sebesar 26,6% kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 


Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa beralasan, kucuran subsidi yang naik drastis tersebut diberikan untuk menjaga stabilitas perekonomian di tengah volatilitas harga energi global.

“Kita nggak membabi-buta subsidi-nya. Subsidinya terarah. Dan ini kita akan lakukan dan sudah kita lakukan dan akan kita lakukan terus di pemerintah menjaga ketersediaan barang dengan harga bersubsidi seperti BBM, LPG dan lain-lain,” kata Purbaya dalam kesempatan tersebut.