Logo Bloomberg Technoz

Kontrol OPEC atas tingkat produksi merupakan titik permasalahan dalam partisipasi UEA dalam kelompok tersebut selama bertahun-tahun.

Menteri Energi UEA, Suhail Al Mazrouei, mengatakan bahwa gangguan yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah menciptakan waktu yang tepat bagi keputusan negara tersebut untuk keluar dari kelompok tersebut.

Adnoc memperkirakan kapasitas produksi minyak UEA sebesar 4,85 juta barel per hari (bph), yang lebih tinggi daripada perkiraan beberapa lembaga lain. Negara ini meningkatkan kapasitasnya menjadi 5 juta bph pada 2027.

Keluar dari OPEC “adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk membentuk kembali ekonomi dan basis industri kita melalui visi yang menghubungkan energi, teknologi, dan industri, menyelaraskan sumber daya kita dengan prioritas nasional untuk membangun ekonomi yang lebih kuat dan tangguh,” kata Al Jaber pada Senin (4/5/2026).

(bbn)

No more pages