Berkshire Hathaway buyback sekitar US$234,2 juta sahamnya sendiri pada periode tersebut.
Hasil tersebut menunjukkan bagaimana Abel mulai meninggalkan jejaknya di Berkshire Hathaway, di mana terdapat beberapa tanda bahwa investor masih belum sepenuhnya yakin dengan peran barunya sebagai CEO.
Dulu identik dengan kinerja yang konsisten melebihi pasar, saham konglomerat senilai US$1 triliun ini telah terpuruk dibandingkan pasar secara keseluruhan sejak Warren Buffett mengumumkan pengunduran dirinya dan menyerahkan kendali kepada Abel satu tahun yang lalu.
CEO Abel sebelumnya mengatakan bahwa ia dan Buffett telah menyimpulkan bahwa nilai intrinsik saham perusahaan lebih tinggi daripada nilai pasarnya, sehingga mendorong mereka untuk memulai kembali program buyback. Saham Berkshire Hathaway turun 5,9% tahun ini hingga penutupan pasar pada Jumat.
Laba operasional tercatat US$11,35 miliar, naik hampir 18% dari tahun sebelumnya, dalam tiga bulan hingga Maret, kata konglomerat yang berbasis di Omaha, Nebraska, dalam sebuah pernyataan pada Sabtu.
Laba penjaminan emisi dari portofolio bisnis asuransi perusahaan melonjak menjadi US$1,7 miliar, naik sekitar 29% dari tahun lalu, ketika unit-unit tersebut terkena kerugian terkait kebakaran hutan di Los Angeles.
Abel memutuskan untuk menjual kepemilikan saham yang sebelumnya dikelola oleh Todd Combs, mantan stock picker Berkshire, demikian dilaporkan Wall Street Journal bulan lalu, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui investasi Berkshire Hathaway.
JPMorgan Chase & Co. mengumumkan pada bulan Desember bahwa mereka mempekerjakan Combs untuk peran penasihat investasi yang luas.
(bbn)































