Logo Bloomberg Technoz

“Saya telah mengatakan bahwa saya tidak akan meninggalkan dewan sampai penyelidikan ini benar-benar selesai dengan transparansi dan kepastian, dan saya tetap pada pendirian itu,” kata Powell. “Saya akan pergi ketika saya rasa itu tepat.”

Pernyataan The Fed pada Rabu menyebutkan bahwa Gubernur Fed Cleveland Beth Hammack, pejabat Fed Minneapolis Neel Kashkari, dan Lorie Logan, asal Dallas, “mendukung untuk mempertahankan kisaran target suku bunga federal funds, namun tidak mendukung penyertakan bias pelonggaran dalam pernyataan tersebut pada saat ini.”

Gubernur Stephen Miran tidak setuju dan mendukung penurunan suku bunga sebesar seperempat poin.

Hasil pemungutan suara 8-4 ini menandakan pertama kalinya sejak Oktober 1992 bahwa empat pejabat tidak setuju terhadap keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Komite tersebut mempertahankan suku bunga dana federal acuan mereka dalam kisaran 3,5% hingga 3,75%.

Ketika ditanya terkait perbedaan pendapat tersebut, Powell mengatakan hal itu mencerminkan fakta bahwa pusat komite “sedang bergerak menuju posisi yang lebih netral.” Namun, Powell menambahkan, “mayoritas dari kami tidak merasa perlu mengirimkan sinyal mengenai hal itu saat ini.”

Yield surat utang atau obligasi Treasury bertenor pendek — yang mencerminkan prospek kebijakan moneter Fed dalam jangka pendek — naik setelah keputusan tersebut karena investor fokus pada para penentang yang hawkish.

Imbal hasil tenor dua tahun naik hingga 11 bps menjadi 3,95% pada Rabu, sementara para trader meningkatkan taruhan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga pada 2027. Dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang lainnya.

“Pendapat yang berbeda itu jelas mengejutkan kami dan pasar, serta berpotensi membuka jalan bagi pergeseran dari bias pelonggaran pada rapat-rapat mendatang,” kata Subadra Rajappa, kepala riset AS di Societe Generale.

Beda pendapat di dalam komite tersebut berfokus pada sebuah frasa dalam pernyataan yang merujuk pada “tingkat dan waktu penyesuaian tambahan” terhadap suku bunga. Usai pemangkasan pada akhir 2025, frasa tersebut menunjukkan bahwa The Fed pada akhirnya akan melakukan pemangkasan berikutnya. Sejak Januari, semakin banyak pejabat yang mendesak perubahan yang akan memberikan sinyal lebih jelas bahwa langkah Fed berikutnya bisa berupa kenaikan suku bunga, namun bahasa tersebut tetap tidak diubah pada Rabu.

Para pejabat memang sepakat untuk melakukan perubahan terpisah pada pernyataan mereka, dengan menambahkan penekanan pada kalimat yang menggambarkan ketidakpastian yang berasal dari perang di Timur Tengah. Perumusan baru tersebut merujuk pada “tingkat yang tinggi” dari ketidakpastian tersebut.

Nasib Powell

Gubernur Fed Jerome Powell pasca memutuskan pemotongan bunga acuan Rabu (18/9/2025) waktu AS. (Bloomberg)

Keputusan Powell untuk tetap menjabat akan menghalangi Presiden Donald Trump mengisi posisi baru di The Fed dan dapat mempersulit tugas Kevin Warsh, yang dijadwalkan menggantikan Powell sebagai ketua usai mendapat persetujuan Senat.

Gubernur Fed secara tradisional mengundurkan diri sepenuhnya dari bank sentral ketika masa jabatannya berakhir. Namun, Powell, yang masa jabatannya berakhir pada 15 Mei, dapat tetap menjabat di dewan direksi hingga Januari 2028. 

Dengan tetap menjabat, Powell berjanji tidak akan berusaha mengungguli Warsh atau mempertahankan pengaruh yang berlebihan atas kebijakan moneter.

“Saya berencana untuk bersikap rendah hati sebagai gubernur. Hanya ada satu Gubernur Dewan Federal Reserve. Saat Kevin Warsh disetujui dan dilantik, dia lah yang akan menjadi pemimpin,”

Senate Banking Committee pada Rabu memutuskan untuk meneruskan pencalonan Warsh ke sidang pleno Senat. Setelah dikonfirmasi, Warsh akan menggantikan posisi Miran.

Warsh akan memimpin saat perang AS-Israel dengan Iran terus memicu ketidakpastian di kalangan pemimpin bisnis dan ekonom. Lonjakan harga energi yang diakibatkannya mengancam akan memperburuk inflasi yang sudah membandel, dan beban tambahan bagi konsumen dapat menyebabkan pertumbuhan melambat dan pemutusan hubungan kerja.

(bbn)

No more pages