ESDM Kaji Tahan Ekspor Minyak Mentah demi Pertebal Stok Nasional
Azura Yumna Ramadani Purnama
25 April 2026 18:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan potensi tambahan pasokan minyak mentah dari penangguhan ekspor crude yang dihasilkan para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) di Tanah Air.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengklaim penangguhan ekspor tersebut telah dikomunikasikan dengan KKKS. Setelah potensi tambahan pasokan diketahui, lanjutnya, maka PT Pertamina (Persero) bakal memetakan sebaran serapan tambahan pasokan tersebut ke kilang-kilang Pertamina.
“Jadi ini kita juga dengan Pertamina di kilang-kilang ini melihat untuk kebutuhan crude yang ada di dalam negeri itu bisa sesuai dengan ini kilang-kilang yang ada dalam negeri. Ya mudah-mudahan itu ya tidak tidak ada masalah,” kata Yuliot ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (24/4/2026).
“Total untuk ini kita lagi konsolidasikan dengan perusahaan KKKS dan juga SKK Migas lagi membuat ini totalnya kira-kira berapa yang ini yang akan ditangguhkan untuk ekspor. Ini digunakan untuk kebutuhan kilang di dalam negeri,” ucap dia.
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) mengungkapkan saat ini produksi minyak mentah di Indonesia baik kepemilikan pemerintah maupun KKKS diprioritaskan untuk diolah di kilang perseroan dan nantinya bakal dimanfaatkan untuk konsumsi domestik.




























