Logo Bloomberg Technoz

Sebagai catatan saja, saat ini di dalam negeri terdapat sekitar 25 KEK.

Lebih lanjut, ia mengatakan pengelola KEK  juga turut menyampaikan jenis pelatihan yang dibutuhkan belum sepenuhnya tersedia di balai latihan kerja milik Kemenaker, atau lokasinya terlalu jauh dari kawasan industri.

Untuk itu, pemerintah berupaya memperkuat kolaborasi lintas kementerian agar program vokasi menjadi lebih konkret dan tepat sasaran. 

"Jadi ini insyaallah nanti akan difasilitasi oleh Kemenko [bidang perekonomian] sehingga kita berharap kita masih punya kuota pelatihan, vokasi 60.000 yang sekarang yang sudah ada anggarannya, itu bisa kita benar-benar dekat dengan kebutuhan industri," ujar Yassierli. 

"Jadi yang kita latih vokasi langsung, mereka bisa bekerja, termasuk juga nanti ancar-ancar ketika magang itu dijalankan, kita juga ingin adik-adik yang ikut magang ini, memang mendapatkan pengalaman real dari industri," pungkasnya. 

Terkait dengan program magang, sebelumnya pemerintah sendiri juga telah melakukan program magang nasional pada 2025.

Program tersebut diikuti oleh lebih dari 5 ribu perusahaan di seluruh Indonesia. Total perusahaan penyelenggara mencapai 5.168 yang terbagi ke dalam empat batch. Jumlah posisi magang yang disediakan perusahaan mencapai 15.045.

Pada batch I terdapat 998 perusahaan penyelenggara dengan periode kerja 20 Oktober 2025–19 April 2026. Batch IB mencakup 187 perusahaan dengan periode kerja 24 Oktober 2025–23 April 2026.

Batch II tercatat 4.015 perusahaan untuk periode kerja selama 24 November 2025–23 Mei 2026 dan Batch III mencakup 2.381 perusahaan untuk periode kerja 16 Desember 2025–15 Juni 2026.

Adapun 100 ribu peserta magang tersebut juga mendapatkan penawaran pelatihan massal secara online dalam bentuk soft skill program yang bersifat opsional dan diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan.

(prc)

No more pages