Logo Bloomberg Technoz

Sebaliknya, di wilayah suburban dan kota non-primer, konsumen cenderung lebih mempertimbangkan aspek fungsional dan keterjangkauan harga. Hal ini membuat kendaraan hybrid dan mesin konvensional (internal combustion engine/ICE) masih menjadi pilihan utama.

“Kalau di kota besar, daya beli lebih tinggi, infrastruktur charging sudah ada, dan masyarakat lebih terbuka terhadap teknologi. Tapi di non-major city, pertimbangannya lebih ke affordability dan fungsi,” jelasnya.

Melihat perbedaan tersebut, Astra menerapkan strategi multi-pathway dengan menghadirkan berbagai pilihan teknologi, mulai dari battery electric vehicle (BEV), hybrid electric vehicle (HEV), hingga kendaraan konvensional. Pendekatan ini dinilai mampu menjangkau spektrum kebutuhan konsumen yang luas.

Selain itu, kekuatan ekosistem menjadi andalan utama Astra. Perseroan mengintegrasikan jaringan dealer, layanan ritel, pembiayaan, hingga purna jual dalam satu ekosistem yang tersebar di seluruh Indonesia. Termasuk di dalamnya layanan trade-in melalui platform digital.

“Dengan ekosistem yang luas, dealer, financing, dan after sales, kami mencoba menghadirkan produk yang paling sesuai dengan kebutuhan pasar,” katanya.

(dhf)

No more pages