Logo Bloomberg Technoz

Secara teknikal, IHSG semakin dekat menutup area gap di 7.500 yang menjadi support krusial. 

“Jika level ini mampu dipertahankan dan terjadi rebound, maka Indeks berpeluang melanjutkan penguatan menuju area resistance 7.650–7.700 dalam jangka pendek,” papar BRI Danareksa.

Saham–saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah RAJA, SSIA, dan ESSA.

Menyitir Phintraco Sekuritas, Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di 4,75%. Keputusan ini masih konsisten untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah yang cenderung melemah akibat ketidakpastian global yang masih tinggi. 

BI memperkirakan inflasi akan tetap berada dalam kisaran target 2026–2027 sebesar 2.5% ±1%. BI juga masih mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi sebesar 4.9–5.7% untuk tahun 2026.

“Diperkirakan IHSG berpotensi konsolidasi di kisaran 7.500–7.600,” tulis riset Phintraco.

Saham-saham pilihan Phintraco Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah BBTN, PNLF, MIDI, ASII, dan RAJA.

Kemudian CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan, menguatnya bursa Wall Street dan naiknya harga beberapa komoditas diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu, kembali adanya aksi jual investor asing setelah dua hari sebelumnya mencatatkan pembelian bersih berpeluang menjadi katalis negatif untuk IHSG. 

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 7.485–7.430 dan resisten 7.600–7.655,” sebut riset CGS International Sekuritas.

Saham–saham pilihan versi CGS meliputi saham PTBA, BMRI, BBNI, ASII, AKRA, dan SIMP.

Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi melemah disebabkan oleh tensi geopolitik yang kembali meningkat, melemahnya sebagian besar komoditas, kembali melemahnya rupiah, kenaikan yield obligasi, serta masih derasnya outflow dana asing. Saham-saham pilihan Panin Sekuritas untuk perdagangan hari ini adalah SIMP, ENRG, dan ARTO.

(fad/aji)

No more pages