Logo Bloomberg Technoz

“Ini bukan sekadar layar biasa di rumah — ini adalah layar khusus untuk Anda di rumah. Anda yang memilih lokasinya, Anda yang memilih bingkainya, dan kini Anda yang memilih desainnya,” kata Aidan Marcuss, kepala divisi Fire TV Amazon, dalam sebuah wawancara. Tersedia sepuluh gaya bingkai yang dapat diganti-ganti.

Amazon menekankan bahwa hal ini memudahkan Anda untuk menampilkan foto pribadi di TV dan mencari kenangan menggunakan bahasa alami — asalkan foto-foto tersebut diunggah ke Amazon Photos, yang tidak semua orang gunakan. TV ini juga mendukung Alexa+. (Samsung belum lama menambahkan dukungan untuk Google Photos pada model TV terbarunya.)

The Frame dari Samsung. Dok. Bloomberg

Kedua perusahaan makin memadatkan fitur AI ke dalam software TV mereka, namun belum jelas fitur mana yang disukai konsumen. Tahun ini, Samsung memiliki trik baru yang memungkinkan pengguna menyesuaikan elemen audio tertentu — seperti menurunkan volume komentar saat menonton pertandingan atau meningkatkan volume sorakan penonton. Suara, musik, dan kebisingan latar belakang dapat disesuaikan secara independen sesuai selera pengguna.

“Tugas kami adalah memudahkan pengguna menemukan sesuatu untuk ditonton, dan AI hanyalah salah satu elemen— bukan tujuan akhir,” kata Marcuss. Shane Higby, VP senior bidang hiburan rumah di Samsung Electronics America. “Kami belajar sambil berjalan dan akan menguji berbagai hal serta mengukur respons konsumen,” katanya, merujuk pada kombinasi kemampuan perangkat lunak berbasis AI yang saat ini dimiliki Samsung. 

Artistik tak lepas dari kelemahan

TV bergaya seni tidak pernah menjadi pilihan tepat bagi konsumen yang menginginkan kualitas gambar terbaik dari TV mereka: TV jenis ini tetap jadi standar. TV OLED yang lebih mahal menawarkan sudut pandang yang jauh lebih baik dan warna hitam yang lebih pekat. TV LCD dengan lampu latar Mini LED juga jauh lebih unggul daripada model bergaya seni dalam hal kecerahan dan kontras.

Tahun ini, sejumlah produsen TV, termasuk Samsung, memasarkan teknologi pencahayaan latar baru bernama “Micro RGB,” yang meningkatkan kemurnian warna dan menghasilkan gambar yang sangat hidup bahkan pada tingkat kecerahan tinggi. 

TV Samsung dengan telkonologi display OLED. Dok. Chris Welch/Bloomberg

Higby mengatakan bahwa “kami yakin hal itu adalah yang terbaik, atau standar baru sebenarnya, dalam kualitas gambar.” OLED tetap menjadi prioritas; model teratas perusahaan untuk tahun 2026 memiliki bingkai logam yang, seperti The Frame, dapat memuaskan konsumen yang enggan memasang persegi panjang hitam yang membosankan di dinding mereka.

Namun demikian, TV OLED baru tersebut dibanderol US$2.500, atau lebih dari tiga kali lipat harga yang dikenakan Samsung untuk The Frame 55 inci tahun lalu. 

Pro dan kontra yang perlu dipertimbangkan saat memilih antara The Frame dan pesaing baru dari Amazon, Ember Artline.

Alasan memilih Amazon Ember Artline

  • Hadirnya Karya Seni: Samsung mengenakan biaya langganan US$5 per bulan untuk akses penuh ke Art Store-nya, tetapi Amazon menawarkan lebih dari 2.000 pilihan gambar tanpa biaya tambahan.

  • Pas dengan Ruangan: Saat menggunakan kamera ponsel Anda, Anda dapat mengambil foto lingkungan sekitar TV untuk mendapatkan rekomendasi karya seni yang paling cocok dengan ruangan tersebut.

  • Harga kompetitif: Ember Artline kemungkinan akan lebih murah daripada edisi 2026 The Frame dari Samsung saat akhirnya dirilis. Namun, Samsung menjual model tahun lalu dengan diskon yang signifikan.

  • Sudah Dolby Vision: TV seni biasanya tidak cukup terang untuk benar-benar menonjolkan konten rentang dinamis tinggi, tetapi Amazon mendukung Dolby Vision, sebuah format yang telah lama ditolak oleh Samsung untuk ditambahkan ke TV-nya. 

Alasan pilih The Frame Samsung

  •  Produk lebih dikenal: Berlangganan Samsung Art Store memiliki manfaatnya sendiri: Samsung telah bermitra dengan banyak museum dan lembaga seni. Amazon memiliki beberapa nama besar seperti Monet, Degas, dan Renoir, tetapi juga mengandalkan campuran karya seni kontemporer yang kurang dikenal.

  • Lebih baik untuk penyuka game: The Frame mendukung kecepatan refresh variabel hingga 144 Hz untuk pengalaman bermain game konsol dan PC yang lebih lancar, sebuah keunggulan signifikan dibandingkan layar Amazon yang lebih sederhana dengan kecepatan 60 Hz.

  • Bisa cek  langsung sebelum membeli: Kunjungi gerai Best Buy mana pun dan Anda kemungkinan besar akan menemukan setidaknya satu model The Frame yang dipajang untuk membantu Anda merasakan performa aslinya. Ember Artline dari Amazon untuk saat ini hanya dapat dipesan secara online.

  • Agen AI: Amazon menggunakan Ember Artline sebagai ajang pameran lain untuk asisten Alexa+, namun Samsung memungkinkan pengguna mengakses beberapa agen di TV terbarunya, termasuk Bixby miliknya sendiri, Microsoft Copilot, dan Perplexity.

Televisi The Frame, yang dirancang sebagai karya seni berbingkai  dari Amazon. (Dok. Bloomberg)

Penyempurnaan software

Kedua perusahaan telah menerima kritik atas software TV mereka: Beberapa orang menganggap sistem operasi Tizen Samsung lambat, dan Amazon dikritik karena banyaknya iklan. Namun, masing-masing membuat kemajuan: Amazon meluncurkan antarmuka Fire TV yang lebih cepat dan sederhana tahun ini, dan Marcuss mengatakan feed back pengguna positif.

Interface yang telah diperbarui itu juga akan hadir pada Fire TV HD baru seharga US$35 yang diluncurkan pada hari Rabu. Perangkat ini memiliki desain yang lebih ramping dan ditujukan bagi mereka yang menginginkan cara mudah untuk menghidupkan kembali TV lama yang masih berfungsi dengan baik. Perangkat stick baru ini, yang tidak dapat memutar video 4K, juga merupakan perangkat pertama dari Amazon yang dapat sepenuhnya ditenagai oleh port USB yang terdapat pada sebagian besar TV.

Sementara itu, Samsung telah menjanjikan pembaruan perangkat lunak selama tujuh tahun untuk TV terbarunya. “Baik itu konten, fitur AI, ekosistem SmartThings, atau permainan, semua hal yang ada di dalamnya adalah hal-hal yang sebenarnya dapat menjadi lebih baik seiring waktu,” kata Higby. “Anda mungkin akan memiliki TV yang lebih baik dua tahun dari sekarang dibandingkan saat Anda membelinya.”

(bbn)

No more pages