Logo Bloomberg Technoz

Kupon di atas 6% hingga 7% mengindikasikan adanya premi risiko yang harus dibayar di tengah tekanan inflasi global akibat ketidakpastian di Timur Tengah yang mengerek harga minyak mentah di atas US$100 per barel. 

Namun, untuk tenor panjang pemerintah melakukan skema reopening, bukan penerbitan seri baru. Dengan melakukan reopening seri SUN yang sudah beredar di pasar sekunder pemerintah memanfaatkan seri yang sudah memiliki acuan yield di pasar sekunder, sehingga biaya pembiayaan akan lebih terukur. 

Lelang ini dilaksanakan di tengah kondisi tidak kondusif. Jika investor agresif masuk di tenor panjang, artinya kepercayaan terhadap stabilitas jangka panjang masih terjaga. 

Sebaliknya, jika permintaan lebih banyak terkonsentrasi di seri SPN bertenor pendek, sepertinya pasar sedang berkirim sinyal risk-off bahwa kondisi saat ini sedang tidak baik-baik saja. 

Berikut daftar SUN yang akan dilelang oleh pemerintah hari ini: 

  1. SPN01260516, tenor 1 bulan, diskonto

  2. SPN03260715, tenor 3 bulan, diskonto

  3. SPN12270401, tenor 1 bulan, diskonto 

  4. FR0109, tenor 5 tahun, yield 5,87%

  5. FR0108, tenor 10 tahun, yield 6,5%

  6. FR0106, tenor 14 tahun, yield 7,12%

  7. FR0107, tenor 19 tahun, yield 7,12%

  8. FR0102, tenor 28 tahun, yield 6,87%

  9. FR0105, tenor 38 tahun, yield 6,87%

(dsp/aji)

No more pages