Bahlil Update 2 Tanker RI di Hormuz Saat Iran Beri Kelonggaran
Azura Yumna Ramadani Purnama
10 April 2026 14:40

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara ihwal nasib dua tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang masih tertahan di Selat Hormuz, padahal otoritas Iran sudah mulai memperbolehkan sejumlah kapal lewat perairan tersebut.
Bahlil mengklaim Pemerintah Indonesia masih terus melakukan negosiasi dengan otoritas Iran, agar tanker Pertamina Pride dan Gamsunoro dapat melintasi Selat Hormuz secara aman.
“Kita lagi sedang berkomunikasi terus ya,” kata Bahlil kepada awak media di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (10/4/2026).
Sebelumnya, Bahlil menjelaskan minyak mentah yang diimpor dari Timur Tengah tercatat sebesar 20%—25% dari total impor minyak mentah.
Dia mengklaim Indonesia telah mengalihkan impor minyak mentah yang dilakukan dari kawasan tersebut ke Angola, Afrika, Nigeria, Amerika Serikat (AS), serta beberapa negara lain.




























